JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2029 bakal menjadi panggung terbuka.
Terlebih jika masih dilakukan pemilihan langsung, perebutan BH 1 Jambi dipastikan minus kandidat petahana.
Bahkan sejumlah nama diprediksi bakal turun gelanggang dalam hajatan pesta demokrasi tersebut. Sebagian besar adalah wajah lama, mulai dari mantan dan Kepala daerah aktif hingga anggota DPR RI.
BACA JUGA: Pemkab Sarolangun Bakal Lelang 58 Kendaraan Dinas, Ini Rinciannya
Pertama ada Sy Fasha, politisi NasDem yang juga adalah anggota DPR RI, Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arif, anggota DPR RI Fraksi Golkar Cek Endra.
Kemudian mantan bupati Tanjabtim Romi Hariyanto, mantan Gubenur Jambi Zumi Zola, anggota DPR RI Edi Purwanto dan Rocky Candra. Selanjutnya Bupati Merangin M Syukur, Walikota Jambi Maulana, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseso (BBS) dan Bupati Tanjabbar Anwar Sadat, serta Bupati Bungo Dedy Putra.
BACA JUGA: Kursi Panas Sekda Kota Jambi, Tiga Nama Mencuat Jelang Lelang Jabatan 2026
Figur Dedy Putra, meski baru satu periode menjabat bupati Bungo, tapi ia cukup diperhitungkan karena cukup mengakar di masyarakat Jambi.
Pasalnya, sebelum menjadi bupati, Dedy juga dikenal sebagai politisi senior di PAN. Ia merintis karir dari bawah, kemudian menjadi ketua DPRD Bungo dan pernah menduduki kursi DPRD Provinsi Jambi. Kiprahnya di gelanggang politik Jambi tak perlu diragukan lagi.
Di luar itu, masih ada nama anggota DPR RI dari PAN, H Bakti.Pengamat politik Fahruddin menyebutkan bahwa regulasi terkait UU Pilkada sangat menentukan eskalasi politik Jambi kedepan. Ini berkaitaan dengan apakah masih dilakukan Pilkada langsung atau dipilih melalui DPRD sebagai perwakilan rakyat di masing-masing daerah.
“Saya pikir keputusan terkait regulasi ini akan sangat menentukan. Regulasi itu juga berpengaruh terhadap siapa saja kandidat yang akan bertarung,” ujarnya.
Jika masih pilkada langsung, kata Fahruddin, tentunya ada banyak kandidat yang berpotensi untuk maju. Menurutnya ada dua klaster, kandidat dari kepala daerah dan anggota DPR RI.
BACA JUGA: Panitia Terbentuk, Musda Demokrat Jambi Segera Dimulai
“Ada dua potensi besar jika masih Pilkada langsung. Pertama kepala daerah dan anggota DPR RI Jambi yang memiliki peluang besar bakal maju,” katanya.
Untuk kepala daerah, kata Pahruddin, ada Muhammad Fadhil Arief yang memiliki peluang paling besar. Selain karena Ketua partai, Fadhil memiliki basis dukungan kuat di Batanghari.
Hasil Pilkada dan pemilu 2024 lalu menjadi acuan kekuatan mantan Sekda Kabupaten Muaro Jambi tersebut. Itu karena perolehan kursi PPP yang dipimpinnya meroket signifikan.
Belum lagi PPP juga berhasil memenangkan Pilkada Sarolangun sekaligus merebut kursi Ketua DPRD. Sedangkan di DPRD Provinsi, Fadhil mencatatkan sejarah karena berhasil merebut 5 kursi legislatif.
