JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Anggota Komisi XII DPR RI Dapil Jambi Syarif Fasha kembali memperlihatkan kepeduliannya terhadap warga yang tertimpa musibah kebakaran di Kota Jambi.
Setelah sebelulmya menyambangi dan menyerahkan bantuan kepada warga yang rumahnya kebakaran di Jalan HMO Bafadal RT 23, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi beberapa waktu lalu, Minggu sore tadi (13/9) Walikota Jambi periode 2013-2023 itu kembali melakukan kegiatan serupa di RT 08, Kelurahan Tanjung Raden, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi.
Sebanyak 4 unit rumah di kawasan ini Sabtu sore kemarin (12/9) terbakar hebat. Fasha menyambangi sekaligus menyerahkan tali asih untuk korban kebakaran dengan jumlah korban 6 kepala keluarga (KK).
Fasha yang langsung turun ke lokasi kebakaran disambut ratusan warga yang berkumpul di sekitar area terdampak.
Di lokasi, Fasha juga sudah ditunggu oleh ketua RT setempat, korban kebakaran dan Camat Danau Teluk Alfin Jalil.
Salah seorang korban juga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Fasha. Menurutnya, Fasha selalu ada ketika warga Kota Jambi sedang tertimpa kemalangan.
“Kami semua masih ingat dengan bapak. Jasa bapak tidak akan pernah kami lupakan. Bapak juga selalu peduli dengan kami, sejak masih menjabat Wali Kota Jambi hingga saat ini,” ujar salah satu korban.
Warga juga memberi apresiasi kepada sosok ketua DPW NasDem Provinsi Jambi itu. Di tengah kesibukan menjalankan tugas di DPR RI, Fasha masih menyempatkan diri mengunjungi mereka.
Sementara itu, Fasha menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi. Ia juga salut atas kekompakan warga yang bahu membahu membantu melakukan pemadaman dengan berbagai alat bersama petugas Damkar.
“Saya juga salut dengan kekompakan warga di sini, Saya lihat video warga bahu membahu membantu melakukan pemadaman api,” ujar Fasha.
Kepada warga, Fasja menyebut kebakaran merupakan kejadian yang tidak diinginkan siapa pun, namun harus dihadapi dengan kesabaran.
“Yakinlah bapak ibu semua, ada rencana Allah di balik ini semua, dan kita semua harus kuat menghadapi cobaan ini,” kata Fasha.
Fasha kembali mengingatkan bahwa kebakaran permukiman umumnya dipicu faktor teknis seperti korsleting listrik dan kebocoran atau ledakan tabung gas. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada.
“Ke depan kita harus lebih hati-hati agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya. Selain memberikan dukungan moral, Fasha juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada para korban. Ia menegaskan bantuan tersebut bersifat darurat dan diharapkan dapat membantu kebutuhan awal pascakebakaran.
“Ini mungkin tidak cukup untuk membangun kembali rumah, tetapi setidaknya bisa meringankan beban sementara,” ujarnya. Fasha menambahkan, pemerintah daerah biasanya juga akan memberikan bantuan lanjutan bagi warga terdampak kebakaran.
Sebelumnya, 4 rumah yang terbakar itu masing-masing merupakan milik almarhum H. A Somad yang ditempati keluargnya dan milik Rts Sumiati. Dua rumah ini mengalami kerusakan berat, sedangkan dua rumah lainnya milik Rts Eva Susanti dan Raden Hasan mengalami kerusakan ringan.
Informasi awal, kebakaran diduga disebabkan oleh bocornya regulator tabung gas.
Ini dibenarkan oleh Kepala Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi.
“Sebenarnya korban sudah berupaya memadamkan api menggunakan handuk basah di regulator gas yang bocor itu, namun api cukup cepat menyebar,” ujarnya. (*)
