iklan

" Kita dari eksternal maupun internal kita harus berbuat situasi politik Indonesia itu damai tanpa ada hal-hal yang tidak diinginkan itu sering kita diskusikan dan kita sampaikan," ungkapnya. 

Dalan kesempatan tersebut kami SMSI bertekad untuk di Jambi itu akan mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh Polda Jambi, yang mana kalau ada berita atau hal atau media sosial yang dampaknya negatif jangan di-share tapi kalau positif tidak ada salahnya untuk dishare.

" Organisasi SMSI juga menghargai pilihan politik kawan-kawan namun tidak mengurangi tugas kita sebagai media cyber dalam tahap-tahap pemilu, " lanjutnya. 

Selain itu, Ketua SMSI Provinsi Jambi juga telah melakukan penandatanganan MOU dengan Bawaslu untuk pemilu yang damai sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif. 

" Kedepannya kita akan menandatangani oleh dewan pers untuk Pemilu mendatang pada dasarnya tahapan-tahapan Pilkada kami dari media cyber tetap mengikuti 1 sampai tahap pertama hingga Tahap terakhir, " sambungnya. 

Selain itu, kami sebagai organisasi di bawah naungan dewan pers juga tunduk dan taat pada aturan-aturan tidak hanya di undang-undang tersendiri tapi juga mengikuti ada undang-undang lain yang berkaitan dengan kemasyarakatan.

Ditambahkan Sekretaris SMSI Pirma Satria bahwa tidak bisa di pungkiri bahwa saat ini kekuatan media sosial jauh lebih cepat dari media Siber, yang mana dari wadah organisasi SMSI ini kedepannya mampu untuk memberikan edukasi dalam bentuk segala macam pemberitaan. 

Untuk diketahui, SMSI Provinsi Jambi telah terbentuk dari Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Jambi yang mana saat ini juga sudah 67 Perusahaan Pers yang tergabung dalam Organisasi SMSI Provinsi Jambi. (*)


Berita Terkait



add images