iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah mengambil langkah politik di Pilkada jilid II, Februari 2017 mendatang. Sebab partai belambang banteng ini telah mengantongi pasangan kandidat yang akan didirong maju di hajatan lima tahunan tersebut.

Terakhir, PDIP memastikan akan mendorong pasangan Sukandar-Syahlan yang rencananya akan di sandingkan pada Pilkada Tebo. Pasangan ini menyusul duet Cek Endra (CE)-Hilallatil Badri di Sarolangun dan pasangan Ivan Wirata (IW)-Dodi Sularso (DS) di Muaro Jambi.

Munculnya nama Syalan, mengkirkan dua nama lainnya yang disebut-sebut juga melirik kursi orang nomor dua Kabupaten di Tebo. Keduanya adalah Jumarwzi, ketua PAC Tebo Ilir dan Wartono, Ketua DPC PDIP Tebo.

Tak ayal, jika kedua kader pontensial PDIP ini terpaksa gigit jari dan meredam hasrat untuk tampil pada pilkada tahun ini. Padahal sebelumnya, baik Jumawarzi maupun Wartono sama-sama telah di panggil ke DPP di dengarkan kesiapannya.

Duet Sukandar-Syahlan ini di ungkapkan oleh Sekretaris DPD PDIP, Chumaidi Zaidi saat dikonfirmasi, Selasa (2/8) kemarin. Untuk di Tebo, kelihatannya Sukandar-Syahlan, infirmasinya sudah pinal tinggal menunggu resminya dari DPP, ujarnya.

Chumadi menyakini pertimbangan DPP mendorong Sukandar-Syahlan tentunya sudah melalui pertimbangan yang matang. Sebab, ketiganya beberapa waktu yang lalu telah di panggil untuk menghadap DPP.

Ini informasinya seperti itu, mereka inikan sudah di panggil di pusat, jelasnya.

Sejuah ini, kata Chumadi, DPD belum mengambil langkah sebelum rekomendasi tertulis. Jika dukungan ini sudah kelaur, DPP kemungkinan akan memanggil keduanya.

Belum kita sampaikan, tunggu rekomendasi tertulisnya. Nanti akan kita panggil keduanya. Kalau belum tidak berani kita. lanjutnya.

Lantas kapan rekomendasi di keluarkan DPP? Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi mengaku kemungkinan rekomendasi tersebut dikeluarkan DPP dalam minggu ini. Hanya saja, dari koordinasi yang dilakukanya rekomendasi tersebut untuk Tebo dan Sarolangun.

Mudah-mudahan dalam minggu ini keluar. Tapi dari informasi kemungkian dari hanya Sarolangun dan Tebo, jelasnya.

Sedangkan Muaro Jambi rencananya DPP akan memanggil kembali calon kandidat. Alasannya DPP belum sempat melakukan pemanggilan. Kemungkinan akan di panggil lagi calon kandidat untuk Muaro Jambi. Tapi harapan kita ketiganya bisa turun, harapnya.

Sementara itu, Sukandar kepada harian ini mengaku belum menerima informasi resmi dari DPD PDIP. Baginya siapun kader yang didorong secara pribadi tidak ada masalah sejuah bisa memberikan konstribusi dan memiliki komitment untuk bersama-sama membangun Tebo dari awal hingga akhir masa jabatan.

Untuk pastinya kita nunggu rekomendasinya dari DPP, saya tidak ada masalah kalau harus berpasangan dengan kader PDIP. Selama bisa mendukung dan memberikan konstribusi untuk pemenangan kenapa tidak, ucapnya.

Hanya saja saya berharap agar komitemnen untuk bersama-sama membangun kabupaten Tebo hingga akhir masa jabatan, ucapnya lagi.

Menurut Sukandar, dirinya akan tetap berkomitmen dengan keputusan awal yakni akan mencari pasangan dari aliran Batanghari. Sebagai mana yang saya sampaikan seperti itu, saya tetap dengan komitment. Tapi siapa orangnya itu akan berproses, kita lihat saja, tukasnya. (aiz)


Berita Terkait



add images