JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kabar baik kembali datang bagi para petani kelapa sawit di Provinsi Jambi. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 11–17 September 2026 kembali mengalami kenaikan.
Harga tertinggi TBS ditetapkan mencapai Rp3.950,88 per kilogram untuk tanaman berusia 10–20 tahun pada pekebun mitra plasma.
Kenaikan harga tersebut disepakati dalam rapat Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Dinas Perkebunan Provinsi Jambi yang digelar pada 10 September 2026 di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.
Berdasarkan hasil penetapan, harga rata-rata Crude Palm Oil (CPO) tercatat sebesar Rp15.641,07 per kilogram. Sementara itu, harga rata-rata inti sawit berada di angka Rp13.136,50 per kilogram, nilai cangkang sebesar Rp22,11 per kilogram, dengan Indeks K yang digunakan sebesar 93,64 persen.
BACA JUGA: Pergeseran Daya Beli Masyarakat dari Loyalitas Merek ke Rasionalitas Harga
Untuk pekebun mitra plasma, seluruh kelompok umur tanaman mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.
Tanaman berusia 3 tahun ditetapkan sebesar Rp3.275,40 per kilogram, naik Rp24,22 dari pekan sebelumnya yang berada di angka Rp3.251,18 per kilogram.
Kemudian, TBS tanaman umur 4 tahun ditetapkan Rp3.461,24 per kilogram, naik Rp25,95. Umur 5 tahun sebesar Rp3.542,21 per kilogram, naik Rp26,91.
Selanjutnya, umur 6 tahun berada di angka Rp3.638,76 per kilogram, naik Rp27,64. Tanaman umur 7 tahun sebesar Rp3.722,77 per kilogram, naik Rp28,40.
BACA JUGA: Dinas PUPR Muaro Jambi Bangun 3 Workshop Baru untuk Percepat Mobilisasi Alat Berat
Untuk tanaman umur 8 tahun, harga TBS ditetapkan Rp3.779,61 per kilogram, atau naik Rp29,07. Sementara umur 9 tahun mencapai Rp3.866,19 per kilogram, naik Rp29,60 dibandingkan pekan sebelumnya.
Harga TBS Tanaman Umur 21–25 Tahun
Kenaikan juga terjadi pada tanaman sawit berusia di atas 20 tahun pada kelompok mitra plasma.
TBS tanaman umur 21 tahun ditetapkan sebesar Rp3.868,63 per kilogram, naik Rp29,86. Umur 22 tahun sebesar Rp3.797,59 per kilogram, naik Rp28,93.
