JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Legenda Timnas Indonesia yang kini menjabat sebagai Direktur Akademi Dewa United, Firman Utina, dibuat kagum dengan talenta pesepakbola muda asal Provinsi Jambi. Hal ini diungkapkannya secara langsung di sela-sela proses seleksi nasional pemain muda Elite Pro Academi (EPA) Dewa United U-16, U-18 dan U-20 yang dimulai Senin (20/7/2026).
Peserta Zona Jambi total sebanyak 21 orang. Dengan rincian 10 orang di kelompok U-16, lalu 7 orang bertarung unjuk kebolehan di U-18 dan 4 orang di U-20.
BACA JUGA: Misteri di Balik Garis Polisi Azi Kost, Jejak Meninggalnya Brigpol Eko Masih Menyisakan Tanda Tanya
Jambi rupanya menjadi salah satu titik fokus utama dalam radar pencarian bakat klub yang berlaga di kasta tertinggi Liga 1 tersebut. Firman menyebutkan, Jambi terpilih menjadi satu dari empat wilayah seleksi nasional bersama Malang, Bangka, dan Bogor.
"Banyak yang kita lihat bahwa potensi di Jambi sangat luar biasa," ungkap Firman Utina.
Langkah ini bukan sekadar pencarian bakat biasa. Para pemain muda Jambi yang berhasil lolos pada seleksi tahap akhir nantinya akan dibina langsung dalam program Dewa United Development untuk proyeksi jangka panjang di tahun 2026 hingga 2027.
Meski memuji potensi yang ada, mantan kapten Timnas ini tetap mengingatkan para bibit muda Jambi untuk terus bekerja keras dan mengasah kemampuan. Sebab, mereka nantinya harus bersaing ketat dengan talenta-talenta terbaik dari berbagai provinsi lain di akademi.
"Kita harus melihat bukan hanya di satu provinsi, tapi beberapa provinsi juga. Kita harus lihat yang sekiranya bisa bersaing dengan baik di Dewa United Development ini," jelas Firman.
BACA JUGA: Kematian Brigpol Eko Masih Misterius, Polres Tanjab Timur Dalami Dugaan Penyebab Meninggal
Lebih lanjut, di luar urusan teknis lapangan hijau, Firman secara khusus memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yani Pemprov Jambi Jambi dan Yayasan Bakti Sepak Bola Jambi.
Menurutnya, dukungan penuh dari pemerintah sangat krusial dalam memajukan pembinaan anak muda melalui jalur olahraga.
Ia berharap perhatian nyata yang diberikan kepada generasi muda ini mampu membawa kebangkitan bagi dunia olahraga daerah.
"Untuk sepak bola Jambi, bangkit terus. Mudah-mudahan dengan adanya support dari pemerintah, sepak bola Jambi semakin berkembang, dan semakin orang tahu bahwa sepak bola itu pemersatu. Terima kasih atas perhatian dari pemerintah Jambi untuk anak-anak Jambinya," tutup Firman yang mantan Kapten Timnas Sepakbola Indonesia ini.
Adapun dari Jambi, pendampingan langsung juga dilakukan oleh pihak yayasan bakti sepakbola Jambi. Dimana didalamnya digerakkan oleh Kasi Standarisasi Dinas Pemuda Olahraga ProStandarisasi Arie Dwi Debrata, didampingi Zulkifli Muraddin. (aan)
