iklan Kepala Dinas PUPR Muaro Jambi, Anjar Prabowo.
Kepala Dinas PUPR Muaro Jambi, Anjar Prabowo.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan pembangunan tiga workshop baru di wilayah Sungai Gelam, Sungai Bahar, dan Kumpeh Ulu.

Pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari program PUPR pada 2026. Keberadaan workshop di sejumlah titik diharapkan dapat mempercepat mobilisasi alat berat sekaligus meningkatkan pelayanan pekerjaan infrastruktur di lapangan.

BACA JUGA: Atlet Pencak Silat dan Taekwondo Sungai Penuh Panen Medali, Wako Alfin Apresiasi

Kepala Dinas PUPR Muaro Jambi, Anjar Prabowo, mengatakan selama ini alat berat masih banyak terpusat di satu lokasi. Dengan adanya workshop tambahan, peralatan dapat ditempatkan lebih dekat dengan wilayah pekerjaan.

“Ini merupakan salah satu program Pak Bupati. Tahun 2026 melalui Dinas PUPR Muaro Jambi kami menganggarkan tiga workshop baru, yaitu di Sungai Gelam, Sungai Bahar dan Kumpeh Ulu,” ujar Anjar.

BACA JUGA: PETI di Sungai Batanghari Dibidik Polisi, Pekerja Kabur Tinggalkan 10 Perahu Ketek

Dengan tambahan tiga workshop tersebut, PUPR Muaro Jambi nantinya memiliki empat titik workshop. Satu workshop lainnya berada di lingkungan kantor Dinas PUPR.

Menurut Anjar, penempatan alat berat di beberapa titik strategis akan membuat mobilisasi lebih efisien. Ketika terdapat pekerjaan yang membutuhkan alat berat, peralatan dapat langsung digerakkan dari workshop terdekat.

“Harapannya dengan adanya workshop ini akan memudahkan mobilisasi alat, karena sudah tersentral di masing-masing titik,” katanya.

BACA JUGA: Polda Jambi Amankan 22.800 Liter BBM Ilegal, 8 Orang Jadi Tersangka

Anjar menyebutkan, proses pembangunan tiga workshop telah memasuki tahap persiapan pelaksanaan. Tender pekerjaan telah selesai dan pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap lokasi pembangunan.

Selanjutnya, PUPR akan melakukan penandatanganan kontrak sebelum pekerjaan fisik dimulai. “Untuk pembangunan sendiri sampai hari ini sudah dilakukan pengecekan lokasi, karena kegiatan tersebut baru selesai ditenderkan dan ini akan proses penandatanganan kontrak,” jelasnya.

Ia berharap pembangunan ketiga workshop tersebut dapat diselesaikan pada 2026. Setelah selesai, fasilitas tersebut akan langsung dimanfaatkan sebagai tempat penempatan alat berat dan material sesuai wilayah pelayanan.

Selain pembangunan fasilitas, PUPR juga menyiapkan kebutuhan personel. Setiap workshop nantinya membutuhkan petugas keamanan dan tenaga operasional.

“Ke depan ada rekrutmen, ada penambahan personel untuk menjaga keamanan dan beberapa orang untuk operasional workshop itu sendiri,” ungkap Anjar.(*)


Berita Terkait



add images