JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengapresiasi keberhasilan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi dalam menggagalkan dugaan penyelundupan sekitar 2 kilogram sabu melalui salah satu penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi.
Menurut Kemas, keberhasilan yang dipimpin Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin bersama jajarannya itu menjadi bukti keseriusan aparat dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Provinsi Jambi.
BACA JUGA: Stok Pertalite Menghilang, Warga Kota Jambi Terpaksa Rogoh Kocek Lebih Dalam untuk Pertamax
"Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin beserta seluruh jajaran yang telah berhasil mengungkap dan mengamankan terduga pelaku. Ini merupakan bukti nyata komitmen aparat dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di Jambi," ujar Kemas.
Ia menegaskan, DPRD Kota Jambi mendukung penuh proses penyidikan yang sedang dilakukan BNN bersama aparat penegak hukum lainnya. Menurutnya, proses hukum harus berjalan hingga tuntas agar seluruh jaringan yang terlibat dapat diungkap sesuai ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA: Ratusan Warga Bungo Padati Rumah Dinas Bupati Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol
"Kita menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan kepada BNN dan aparat terkait. Harapan kita, tidak hanya pelaku yang diamankan, tetapi juga jaringan di balik peredaran narkotika ini dapat dibongkar secara menyeluruh," katanya.
Kemas menilai pengungkapan kasus tersebut juga harus menjadi momentum evaluasi bagi seluruh pemangku kepentingan di Bandara Sultan Thaha. Ia meminta manajemen Angkasa Pura, maskapai penerbangan, aparat keamanan, serta instansi terkait memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah penyelundupan narkotika melalui jalur udara.
Menurutnya, evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penambahan personel pengamanan, memperketat pemeriksaan barang bawaan penumpang, mengoptimalkan penggunaan teknologi pendeteksi, hingga memperkuat koordinasi antara BNN, Kepolisian, Bea Cukai, dan seluruh unsur pengamanan bandara.
"Kita tidak ingin Provinsi Jambi mendapat stigma sebagai jalur maupun pintu masuk peredaran gelap narkotika melalui transportasi udara. Nama baik Jambi harus kita jaga bersama. Justru kita harus menunjukkan bahwa Jambi memiliki sistem pengawasan yang kuat dan aparat yang sigap dalam menggagalkan setiap upaya penyelundupan narkotika," tegasnya.
Lebih lanjut, Kemas menegaskan DPRD Kota Jambi akan terus mendukung langkah-langkah BNN, Kepolisian, Bea Cukai, Angkasa Pura, serta seluruh aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkotika tanpa pandang bulu.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.
"Pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi seluruh elemen masyarakat, saya yakin Jambi dapat tetap menjadi daerah yang aman, bersih dari narkoba, serta mampu melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," pungkasnya. (hfz)
