iklan Didampingi Sy Fasha, Badan Aspirasi Masyarakat DPR-RI Upayakan Buka Blokir Sertifikat Warga Jambi 
Didampingi Sy Fasha, Badan Aspirasi Masyarakat DPR-RI Upayakan Buka Blokir Sertifikat Warga Jambi 

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA-Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR -RI Ahmad Heryawan bersama anggota BAM DPR-RI, Muhammad Baihaqi serta satu aggota DPR-RI Dapil Jambi Syarif Fasha menerima perwakilan Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi di gedung Nusantara 2 DPR - RI, Jakarta Kamis ( 9 /7 ).

Dalam pertemuan itu, Ketua BAM DPR-RI menerima keluhan perwakilan warga. Derry Anandia memaparkan perjalanan panjang perjuangan warga Kota Jambi dalam memperjuangkan pemblokiran sertifikat mereka secara sepihak. 

BACA JUGA: Cegah Geng Motor, Polres Tanjab Barat Gencarkan Sosialisasi ke Sekolah dan Masyarakat

Aksi massa sudah dilakukan 4 kali ke sejumlah kantor dan instansi di kota Jambi.

"Perjuangan kami sudah panjang pak, bahkan ada warga yang berjuang sampai meninggal dunia,’’ ujar Derry. 

Revka Ramadhona, seorang warga terdampak sampai mengucurkan air mata, mengisahkan perjuangannya untuk mendapatkan sepetak tanah dan rumah yang dicicil. "Saat sertifikat akan saya baliknamakan, buku sertifikat hak milik tanah saya dicoret oleh orang BPN.’’ ujar Revka berurai air mata. 

BACA JUGA: Usai Gasak 10 Kasur dari Ruko di Jelutung, Pria di Payo Lebar Dibekuk Polisi

Pemaparan aspek legal yang tak masuk akal diungkap ketua Divisi Advokasi FWTZM Jambi, Suhatman Pisang. ‘’Pemblokiran sertifikat kami ini merupakan bentuk kezoliman, tanpa jelas dasarnya tiba-tiba warga yang mengurus urusan sertifikat mereka diberitahu bahwa setifikat mereka diblokir sehingga tidak bisa digunakan sebagai mana mestinya, padahal hak milik merupakan hak terkuat atas tanah, kami mendapatkan sertifikat secara sah dan legal, tiba-tiba diblokir hanya dengan selembar surat dari seorang Dirjen, ini cara apa?" ujar Suhatman Pisang.

Keluhan warga disampaikan juga oleh sejumlah ketua RT yang hadir ke Jakarta Seperti Asep Mulyana dan Suegiono. 

Aktifis perempuan Endang Kusumawardhani menyampaikan esay pilunya seorang Ibu. Misnar, Nicolas, ketua Forum M.Makin, tokoh masyarakat Ambo Ufee, Ardiansyah Gunawan, tetua forum Suprayitno menyebut kisah tanah terlantar tahun 1970 dan Junaidah hadir menyuarakan hapus pemblokiran. Hadir aktifis Mahasiswa Adji Permana dan Husni.

BACA JUGA: Kabar Duka Pemprov Jambi ! Sekretaris Dispora M. Syahran Wafat Sore Ini di RS Kambang

Di tengah acara, hadir khusus anggota DPRD Kota Jambi Dapil Kota Baru Joni Ismed dan menguatkan perjuangan warganya. 

Ahmad Heryawan berjanji akan menindak lanjuti aspirasi warga dengan memanggil semua instansi yang terkait. Akan melakukan kunjungan langsung ke Jambi.

Sementara itu, Syarif Fasha minta warga untuk tetap solid dan ia akan terus mengawal dan bantu segala usaha warga untuk mendapatkan kembali hak mereka. Fasha menyarankan agar PBB dan kredit warga yang sertifikat nya diblokir agar ditangguhkan. (*)


Berita Terkait



add images