iklan 3 SMA di Jambi Selenggarakan Pembelajaran Jarak Jauh Bagi Anak Putus Sekolah, Ini Penjelasan Plt Kadisdik M. Umar
3 SMA di Jambi Selenggarakan Pembelajaran Jarak Jauh Bagi Anak Putus Sekolah, Ini Penjelasan Plt Kadisdik M. Umar

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan terus berupaya menekan angka anak putus sekolah. Pihak disdik mengimbau anak-anak usia sekolah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA melalui Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Program ini secara khusus ditujukan bagi seluruh anak yang terdata pada angka tidak sekolah, termasuk anak-anak tamatan SMP sederajat yang tidak melanjutkan, serta mereka yang pernah mengenyam pendidikan SMA namun terpaksa putus sekolah atau drop out.

BACA JUGA: Usai Gasak 10 Kasur dari Ruko di Jelutung, Pria di Payo Lebar Dibekuk Polisi

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar menekankan bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap anak. Namun, ia menyadari masih banyak anak di Jambi yang urung melanjutkan pendidikan karena terbentur berbagai masalah, salah satunya persoalan ekonomi dan kondisi geografis tempat tinggal.

"Program Pendidikan Jarak Jauh atau PJJ memberikan kesempatan kepada seluruh anak usia sekolah, umur 16 sampai 18 tahun, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA," ungkap Umar.

BACA JUGA: Dijadwalkan Buka Turnamen Urawa Cup VI di Stadion Swarna Bhumi, Gubernur Al Haris Siap Berlaga Lawan Tim Urawa

Umar menepis keraguan yang mungkin muncul di tengah masyarakat terkait kualitas program ini. Ia memastikan bahwa layanan PJJ dirancang dengan sistem yang fleksibel dan berkualitas.

Lebih lanjut, ia juga menggaransi bahwa ijazah yang diterbitkan melalui program PJJ ini diakui dan sah secara hukum.

Sebagai basis operasional dan pelaksanaan teknisnya, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi telah menunjuk tiga sekolah negeri.

"Dinas Pendidikan Provinsi Jambi sudah menetapkan SMA Negeri 10 Kota Jambi sebagai sekolah induk, dan SMA Negeri 1 Bungo serta SMA Negeri 10 Batanghari sebagai sekolah mitra penyelenggaraan program Pendidikan Jarak Jauh di Provinsi Jambi," paparnya.

BACA JUGA: Bawaslu Batang Hari Gelar Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih

Guna menyukseskan program percepatan pendidikan ini, Umar meminta komitmen dan peran aktif dari internal satuan pendidikan, yaitu para kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan. Ia juga meminta atensi penuh dari pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota serta elemen masyarakat secara luas.

Secara khusus, imbauan persuasif ditujukan kepada para wali murid atau orang tua agar kembali memberikan dorongan kepada anak-anak mereka.

"Kami juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah kabupaten/kota, dan terutama kepada orang tua yang anaknya tamat SMP sederajat yang tidak melanjutkan, atau sudah pernah melaksanakan pendidikan di jenjang SMA tapi drop out, untuk kembali sekolah melalui program PJJ," ajaknya.

Adapun disdik membuka pendaftaran melalui portal pendaftaran portalsekolah.disdik. jambi prov. go.id. Dan bisa juga menghubungi nomor yang telah disediakan oleh disdik pada admin sekolah induk dan Mitra. (aan)


Berita Terkait



add images