iklan Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi Mengadu ke DPR RI, Perjuangkan SHM yang Diblokir BPN
Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi Mengadu ke DPR RI, Perjuangkan SHM yang Diblokir BPN

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Perjuangan warga yang sertifikat hak milik (SHM)-nya diblokir akibat penetapan kawasan zona merah terus berlanjut. Melalui Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, perwakilan warga dijadwalkan menyampaikan aspirasi kepada Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI di Jakarta.

Ketua Divisi Advokasi Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, Suhatman Pisang, mengatakan agenda hearing dengan BAM DPR RI dijadwalkan berlangsung pada Kamis (9/7) pukul 13.00 WIB.

BACA JUGA: Harga Sawit Capai Rp3.050/Kg, Petani Tanjabtim Tetap Keluhkan Buah Trek Selama Tiga Bulan

"Kami melalui Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi akan hearing dengan BAM DPR RI. Kami sudah menyiapkan seluruh materi yang akan disampaikan," ujar Suhatman.

Menurutnya, keberangkatan ke Jakarta merupakan bentuk keseriusan warga dalam memperjuangkan hak mereka. Biaya perjalanan pun dihimpun secara swadaya melalui sumbangan sukarela.

"Kami siap berangkat walaupun harus patungan untuk biaya perjalanan. Ini adalah perjuangan yang tidak kenal lelah. Kami berharap langkah di tingkat pusat ini dapat memberikan hasil terbaik bagi lebih dari 20 ribu warga yang terdampak," katanya.

BACA JUGA: Paling Banyak Dari Dharmasraya, Keterisian Penumpang Batik Air di Bandara Muara Bungo 80 Persen

Penggerak aksi Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, Derry Anandia, menyebut pertemuan dengan BAM DPR RI menjadi tahapan penting dalam perjuangan warga setelah sebelumnya melakukan berbagai upaya komunikasi dengan parlemen.

"Ini adalah langkah perjuangan kami yang naik level. Tidak sia-sia kami membangun lobi ke DPR RI. Hearing ini merupakan tindak lanjut atas surat dan kunjungan yang telah kami lakukan sebelumnya," ujarnya.

Rencananya, rombongan warga berangkat menuju Jakarta menggunakan bus. Seluruh biaya perjalanan dikumpulkan melalui donasi sukarela dari masyarakat.

Asep Mulyana, salah seorang penggerak Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, mengatakan semangat kebersamaan menjadi modal utama perjuangan tersebut.

BACA JUGA: Gunung Kerinci Tetap Jadi Primadona, Kunjungan Wisata TNKS Meningkat pada 2026

"Kami mengumpulkan sumbangan sukarela melalui donasi agar perwakilan warga bisa berangkat menyampaikan aspirasi secara langsung," katanya.

Perjuangan warga juga mendapat dukungan dari sejumlah elemen masyarakat, termasuk kelompok perempuan dan anggota DPRD Kota Jambi.

Aktivis perempuan Forum Tolak Zona Merah Jambi, Endang Kusumawardhani, mengatakan para emak-emak turut berpartisipasi dengan menyiapkan bekal makanan bagi rombongan.

"Nanti emak-emak akan membungkus nasi dan lauk seadanya sebagai bekal perjalanan. Saya akan menggerakkan emak-emak untuk ikut berpartisipasi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, M. Makin, berharap perjuangan melalui jalur parlemen dapat membuka solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Perjalanan perjuangan ini masih panjang. Kami berharap pihak yang berwenang menyadari adanya kekeliruan dan perjuangan melalui parlemen ini dapat memfasilitasi penyelesaian yang berpihak kepada rakyat," pungkasnya.(*)


Berita Terkait



add images