iklan Progres Sekolah Rakyat di Jambi Capai 16 Persen, Pekerjaan Dikebut Kejar Target
Progres Sekolah Rakyat di Jambi Capai 16 Persen, Pekerjaan Dikebut Kejar Target

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Jambi terus menunjukkan progres positif. Memasuki minggu ke-17 masa pekerjaan, capaian pembangunan tercatat telah mencapai 16 persen dengan deviasi positif sekitar dua persen dari target.

Manajer Proyek, Jaka, menjelaskan bahwa angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan progres riil di lapangan. Hal ini karena masih ada sejumlah pekerjaan tambahan yang belum masuk dalam perubahan kontrak (adendum).

BACA JUGA: Pemkab Tebo Kaji Penerapan WFH, Tunggu Arahan Pusat dan Siapkan Opsi untuk ASN

“Untuk progres saat ini kita di angka 16 persen dengan deviasi plus dua persen. Namun ada pekerjaan tambah kurang sekitar enam persen yang belum di-acc. Jika dihitung, progres riil sudah di kisaran 23 hingga 25 persen,” ujarnya.

Ia mengakui, pelaksanaan proyek tidak lepas dari kendala, terutama faktor cuaca yang memengaruhi pekerjaan pondasi di tahap awal pembangunan.

BACA JUGA: 6 Dapur BGN Beroperasi di Batang Hari, Sasar 20 Ribu Penerima Manfaat

“Kendala terbesar sejauh ini memang cuaca, karena pekerjaan pondasi sangat bergantung pada kondisi lapangan,” tambahnya.

Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada fasilitas utama seperti gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, dapur umum, asrama, serta akses jalan menuju kawasan sekolah.

Untuk mengejar target penyelesaian, pihak kontraktor melakukan percepatan dengan menambah jumlah tenaga kerja dan jam operasional. Dalam dua minggu ke depan, jumlah pekerja ditargetkan mencapai sekitar 500 orang.

“Jam kerja juga kita tambah menjadi dua shift hingga pukul 22.00 WIB. Untuk pekerjaan dalam ruangan yang tidak terdampak cuaca, bahkan bisa sampai tiga shift,” jelasnya.

BACA JUGA: Ular Sanca Masuk Ruang Oksigen RS Kambang, Berhasil Dievakuasi Damkartan Kota Jambi

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah bangunan mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Beberapa di antaranya telah terpasang rangka atap, bahkan sebagian sudah tertutup atap. Pemasangan dinding juga mulai terlihat pada bangunan utama seperti asrama, ruang belajar SD, SMP, SMA, area parkir, hingga rumah ibadah.

Selain itu, pembangunan lapangan upacara juga mulai terlihat, sementara pekerjaan lainnya masih terus dikebut guna memenuhi target.


Berita Terkait



add images