iklan Calon Ketua DPD II Golkar Kota Jambi, Joni Ismed.
Calon Ketua DPD II Golkar Kota Jambi, Joni Ismed.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Calon Ketua DPD II Golkar Kota Jambi Joni Ismed terlihat kecewa atas pelaksanaan Musda yang di gelar hari ini, Sabtu (4/6). Karena Musda yang seharusnya berlangsung Demokratis dan terbuka itu di nilainya ternoda oleh kepentingan.

Bertapa tidak, kemarahan Joni ini karena dirinya melihat ada kecurangan secara sistimatis untuk memenangkan salah satu calon. Bukanya tampa alasan, persyaratan tambahan yang muncul pada pembahasan tatib Musda.

BACA JUGA : Musda Berakhir, Nuzul Prakasa Kembali Pimpin DPD II Golkar Kota Jambi

"Ini rekasa, di tatip tiba-tiba  muncul bahwa calon ketua harus di dukung oleh 30 persen suara. Padahal di persyaratan awal hanya melampirkan sertifikat dan KTA, jelas ini adalah upaya untuk mencegah saya," katanya.

Dengan aturan dadakan ini, Joni mengaku tidak bisa di penuhi olehnya. Mengingat sebagai salah satu calon yang ikut berkompetisi ia hanya di berikan waktu semalam untuk mendaftar, melengkapi syarat tampa harus melakukan sosialisasi.

"Dari mana saya dapat dukungan 30 persen. Sementara waktu pemberitahuannya juga mepet. Harusnya ada mekanisme yang dilakukan secara terbuka. Ini Musda ilegal, tidak sah dan tidak benar," tukasnya. (aiz)


Berita Terkait



add images