iklan Misteri Kematian Nasifa di Batanghari, Dua Tahun Tanpa Kepastian
Misteri Kematian Nasifa di Batanghari, Dua Tahun Tanpa Kepastian

"Kalau dari cerita pihak keluarga ada kejanggalan, satu dari bos setempat dia bekerja. Bahwasanya ini anak kan tinggal di rumah dia, tanggung jawab dia ada pada majikannya. Menurut keterangan keluarga, majikan ini bilang dijemput sama cowok. Setelah satu kali 24 jam tidak ada pemberitahuan kepada pihak keluarga ada orang asing yang menjemput anak dari bapak ibu ini," jelas Romiyanto.

Kejanggalan lainnya, kata dia, berkaitan dengan orang yang pertama kali menemukan jasad korban. Lokasi penemuan disebut bukan jalan umum dan berada cukup jauh dari titik seseorang memarkirkan sepeda motornya.

"Tempat ditemukannya korban itu bukan jalan umum. Yang menemukan juga bukan orang sana. Alasannya dia berhenti dari posisi tempat dia taruh motor alasannya jauh lebih kurang seratus meter lebih, tanda tanya juga dengan kita," tegasnya.

Romiyanto juga mempertanyakan lambannya penanganan perkara tersebut. Ia menyebut SP2HP terakhir yang diterima keluarga berasal dari April 2024, sementara hingga November 2026 belum ada perkembangan yang diketahui keluarga.

"Terakhir yang diberikan pihak keluarga SP2HP April tahun 2024. Sekarang sudah 2026, kita belum tahu apa-apa dari pihak Polres terkait persoalan ini. Setelah kita terima kuasa kita akan gali lagi dari pihak Polres kok begitu lama," ungkapnya.

Kini, keluarga Nasifa hanya berharap penyelidikan kembali mendapatkan kejelasan dan pelaku yang bertanggung jawab atas kematian putrinya segera terungkap.

"Semoga cepat ditemukan pelakunya," ucap ibu korban sambil menangis.( Mg4)


Berita Terkait



add images