JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI - Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi mendapat alokasi dana bantuan presiden (Banpres) sebesar Rp1,1 miliar. Tambahan anggaran tersebut menjadi perhatian, terutama terkait peruntukan, mekanisme penggunaan, serta program kesehatan yang akan dibiayai melalui bantuan tersebut.
Dana sebesar Rp1,1 miliar itu diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Muaro Jambi. Namun, transparansi mengenai penggunaan anggaran menjadi hal penting agar bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
BACA JUGA: News Room Jaga Desa SMSI Jambi Resmi Dilantik, Mukhtadi: Media Punya Tanggung Jawab Merawat Desa
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Aang Hambali mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk mendukung program pemerintah Kabupaten Muaro Jambi khususnya di bidang kesehatan.
Dana tersebut digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana kesehatan, peningkatan fasilitas pelayanan, atau kegiatan lainnya juga diperlukan untuk kepentingan masyarakat.
BACA JUGA: WNA Asal Australia Ditemukan Meninggal di Homestay Kayu Aro Kerinci
Untuk diketahui Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, mendapat alokasi dana bantuan presiden (Banpres) sebesar Rp 10 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dari total bantuan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muaro Jambi mendapatkan alokasi sebesar Rp 8,9 miliar dan Rp 1,1 Miliar dialokasikan untuk kesehatan.
Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS), dalam sambutannya pada rapat paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Muaro Jambi beberapa hari lalu menyampaikan bahwa pemerintah daerah memperoleh dukungan dana darurat sebesar Rp 10 miliar dari pemerintah pusat.
Menurut BBS, dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat mitigasi dan penanganan karhutla, serta membantu masyarakat yang terdampak.
Sebanyak 89 persen dari dana tersebut difokuskan untuk pengadaan sarana dan prasarana penanganan karhutla. Sementara 11 persen lainnya dialokasikan untuk mendukung sektor kesehatan masyarakat terdampak.
BBS berharap alokasi bantuan tersebut dapat meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat kemampuan operasional petugas, sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, BBS juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan seluruh pihak yang telah membantu penanganan karhutla di Kabupaten Muaro Jambi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Bapak Presiden, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Bapak Gubernur Jambi, serta Danrem dan Kapolda atas sinergi dan dukungan penuh dalam menangani bencana karhutla ini," ujar BBS. (wan)
