iklan Dua Blok Lapas Muara Sabak Digeledah, Handphone Nihil, Tes Urine Warga Binaan Negatif
Dua Blok Lapas Muara Sabak Digeledah, Handphone Nihil, Tes Urine Warga Binaan Negatif

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Upaya mencegah peredaran barang terlarang di dalam Lapas Narkotika Klas IIB Muara Sabak di Kabupaten Tanjabtim terus diperketat. Petugas gabungan menggelar razia dengan menyisir dua blok hunian sekaligus melakukan tes urine terhadap warga binaan, Kamis (17/9).

Razia tersebut melibatkan BNN Kabupaten Tanjabtim, Polres Tanjabtim dan Kodim 0419/Tanjab. Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas Narkotika Klas IIB Muara Sabak, M. Askari Utomo.

BACA JUGA: Bupati Dedy Putra Lantik 28 Datuk Rio Hasil Pilkades Serentak, Ini Daftar Namanya

Dalam penggeledahan, petugas menyasar dua blok hunian. Kamar yang diperiksa ditentukan secara acak oleh aparat gabungan. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Hasilnya, petugas tidak menemukan telepon seluler (handphone) maupun barang terlarang sejenis. Meski demikian, sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban berhasil diamankan dan selanjutnya akan dimusnahkan.

BACA JUGA: Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Jambi Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Muaro Jambi

Kepala Lapas Narkotika Klas IIB Muara Sabak, M. Askari Utomo, mengatakan razia gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan yang terus dilakukan pihak lapas.

Menurutnya, penggeledahan tidak hanya dilakukan saat razia gabungan, tetapi juga secara rutin dan insidentil. Dalam sepekan, penggeledahan minimal dilakukan dua kali dengan melibatkan aparat penegak hukum (APH) lainnya.

"Alhamdulillah, sinergi bersama APH lainnya dalam razia gabungan ini berjalan dengan lancar. Kita melakukan penggeledahan di blok hunian sekaligus tes urine," katanya.

BACA JUGA: Dinkes Kerinci Ajukan Rp6 Miliar ke Pemprov Jambi untuk Dukung Pengembangan RSUD

Dia menegaskan, pengawasan tersebut akan terus dilakukan untuk mencegah masuknya alat komunikasi maupun barang-barang terlarang ke dalam Lapas.

"Ini merupakan upaya Lapas Muara Sabak yang tidak bosan-bosannya kita lakukan secara terus-menerus, sebagai bagian dari deteksi dini terjadinya peredaran barang, alat komunikasi dan alat-alat terlarang lainnya di dalam lapas," tegasnya.

Selain penggeledahan, BNN Kabupaten Tanjabtim juga melakukan tes urine terhadap sejumlah warga binaan yang dipilih secara acak. Dari pemeriksaan tersebut, seluruh warga binaan yang menjalani tes dinyatakan negatif.

"Untuk tes urine, warga binaan dipilih secara random oleh BNN Kabupaten Tanjabtim. Alhamdulillah, hasil semuanya negatif," pungkasnya.(lan)


Berita Terkait



add images