iklan Fokus Keamanan Nasabah Sesuai Standar BI, Pembenahan Layanan Mobile Banking Bank Jambi Terus Dikebut
Fokus Keamanan Nasabah Sesuai Standar BI, Pembenahan Layanan Mobile Banking Bank Jambi Terus Dikebut

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Bank Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang aman dan andal bagi masyarakat pasca insiden siber beberapa waktu lalu. Saat ini, manajemen tengah mengebut proses penyempurnaan dan optimalisasi aplikasi mobile banking, dengan target operasional secara menyeluruh dapat rampung pada akhir tahun ini.

Komisaris Utama Bank Jambi, Sudirman, menjelaskan bahwa proses pembenahan ini murni bertujuan untuk meningkatkan sistem keamanan perlindungan nasabah, yang mana seluruh tahapannya harus memenuhi kualifikasi ketat dari Bank Indonesia (BI).
"Bukan hambatan, tapi lebih pada pengamanan. Karena untuk buka atau tutupnya operasional perbankan khusus transaksi itu ada di Bank Indonesia. BI sudah memberikan petunjuk teknisnya, dan ini sedang ditindaklanjuti secara serius oleh Bank Jambi," ujar Sudirman kepada cerdasi. id.

BACA JUGA: Honda New Rebel 1100 Hadir dengan Warna Baru, Harga Rp445,25 Juta

Sudirman memaparkan, saat ini ekosistem mobile banking Bank Jambi masih berada pada tahap transaksi internal (On Us). Artinya, nasabah tetap dapat menerima dana transfer dari bank lain tanpa kendala, namun untuk fitur transfer uang keluar menuju bank berbeda masih dalam tahap penyempurnaan sistem keamanan.

Demi mempercepat proses ini, seluruh pemangku kepentingan mulai dari Dewan Komisaris, Direktur Utama, pemegang saham, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penyelesaian agar layanan transaksi eksternal tersebut segera aktif.

BACA JUGA: Bupati Kerinci Cup II 2026 Resmi Bergulir, 41 Klub Siap Bersaing di Penawar

"Kita targetkan penyelesaian pembenahan ini secara bertahap pada September, Oktober, November, hingga batas akhirnya di Desember. Bank Indonesia tentu harus memastikan sistem ini benar-benar aman sebelum dioperasikan penuh," tegas Sudirman yang juga Sekda Provinsi Jambi ini.

Terkait adanya keluhan mengenai penurunan nominal saldo nasabah, khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS), Sudirman menilai hal tersebut sebagai dinamika sementara. Menurutnya, kesetiaan nasabah terhadap Bank Jambi tetap tinggi karena tidak ada penutupan rekening. Penurunan saldo murni terjadi karena nasabah memindahkan sebagian dananya secara manual untuk keperluan transaksi harian selama fitur transfer antar-bank masih dalam perbaikan.

BACA JUGA: Tentukan Batas Wilayah Muaro Jambi-Muba, Jambi-Sumsel Sepakat Survei Ulang

Di sisi lain, Sudirman juga menepis isu nasional yang sempat beredar terkait rencana pemindahan dana PNS ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Ia memastikan bahwa Menteri Keuangan telah memberikan pernyataan resmi bahwa kebijakan tersebut tidak akan terjadi. Hal ini memberikan angin segar bagi seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia, termasuk Bank Jambi, untuk terus mengelola dana aparatur negara secara optimal.

Dengan perbaikan sistem keamanan yang semakin matang, Bank Jambi optimis operasional layanan digital ke depannya akan jauh lebih maksimal, memberikan rasa aman ekstra, dan kembali memudahkan mobilitas finansial seluruh nasabahnya. (aan)


Berita Terkait



add images