JAMBIUPDATE.CO, KERINCI — Turnamen sepak bola Bupati Kerinci Cup II Tahun 2026 resmi bergulir. Kompetisi yang mempertemukan 41 klub tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kerinci Monadi di Lapangan Sepak Bola IPP Penawar, Kecamatan Setinjau Laut, Selasa (15/9/2026).
Pembukaan berlangsung meriah. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga dan pecinta sepak bola yang memadati lokasi pertandingan.
BACA JUGA: Edi Purwanto Penuhi Janji, Jalan Simpang Bandara Bungo – Dusun Danau Dibangun Tahun Ini
Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir dalam pembukaan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Kerinci Murison, Sekretaris Daerah Zainal Efendi, pimpinan DPRD, jajaran TNI-Polri, kepala OPD lingkup Pemkab Kerinci, Ketua KONI Kerinci, pihak Bank Jambi, PT KMH, pengurus PSSI, tokoh adat, kepala desa se-Penawar, hingga para pecinta sepak bola.
Ketua Pelaksana Bupati Cup II, Hermantoni, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci yang telah menunjuk Penawar sebagai tuan rumah pelaksanaan turnamen tahun ini. Ia menegaskan panitia siap menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
BACA JUGA: Tentukan Batas Wilayah Muaro Jambi-Muba, Jambi-Sumsel Sepakat Survei Ulang
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci yang telah menunjuk Penawar sebagai tempat pelaksanaan Bupati Cup II. Kami siap menyukseskan turnamen ini,” ujarnya.
Hermantoni menyebutkan, turnamen tahun ini diikuti sebanyak 41 klub yang telah terdata di PSSI. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp35 juta.
“Sebanyak 41 tim ikut ambil bagian dalam turnamen ini, dengan total hadiah Rp35 juta,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan turnamen. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa sepak bola memiliki tempat khusus di hati masyarakat Kerinci.
BACA JUGA: Karhutla di Area PT Jebus Maju Meluas, Tim Gabungan Butuh Water Bombing
Ia mengatakan, olahraga tidak hanya menjadi ajang hiburan dan kompetisi, tetapi juga dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda agar terhindar dari kegiatan negatif.
“Kita ingin sepak bola menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Dengan olahraga, anak-anak kita bisa terhindar dari hal-hal negatif,” kata Monadi.
Monadi menambahkan, keberlanjutan kompetisi sepak bola di daerah dapat menjadi ruang positif untuk menyalurkan bakat, membangun karakter, serta menumbuhkan nilai sportivitas di kalangan generasi muda.
BACA JUGA: Antisipasi Dampak Karhutla, PT WKS dan FH UNJA Bagikan 6.000 Masker
Ia juga mengungkapkan, setelah Bupati Cup II berakhir, Pemerintah Kabupaten Kerinci akan kembali menggelar turnamen Kerinci Open yang direncanakan berlangsung di Saleman.
“Ini menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola di Kerinci terus tumbuh,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Monadi turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan melalui konsep tiga O, yakni olah hati, olah jiwa, dan olahraga.
Ia berharap Bupati Kerinci Cup II tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial di Kabupaten Kerinci.
“Selalu junjung tinggi sportivitas,” pesannya.
Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, dilakukan penyerahan piala bergilir dari Binhar Tebat Ijuk sebagai juara bertahan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertandingan exhibition antara Old Star Penawar melawan Kereta Tua Super.
Suasana semakin semarak dengan laga exhibition trofeo yang mempertemukan tim Pemda Kerinci, DPRD Kerinci, dan Pers Kerinci. (Hdp)
