iklan Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Resmi Dibuka, Tempuh 4 Hari 3 Malam
Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Resmi Dibuka, Tempuh 4 Hari 3 Malam

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI – Jalur pendakian Gunung Kerinci melalui Kabupaten Solok Selatan resmi dibuka. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB TNKS) telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pengembangan wisata alam pendakian di kawasan tersebut.

Kerja sama ini mencakup pengembangan kawasan wisata seluas 55 hektare yang berada di zona pemanfaatan, zona rehabilitasi, dan sebagian zona rimba TNKS di Kecamatan Sangir. PKS berlaku selama empat tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

BACA JUGA: DPRD Bungo Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Selanjutnya Dievaluasi Gubernur Jambi

Kepala Seksi BB TNKS Wilayah Kerinci, David, membenarkan bahwa dengan dibukanya jalur tersebut, kini pendakian Gunung Kerinci memiliki dua akses resmi, yakni melalui Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, dan melalui Solok Selatan, Sumatera Barat.

Menurut David, jalur Solok Selatan memiliki karakteristik yang berbeda karena jaraknya lebih panjang dibanding jalur Kersik Tuo.

"Pendakian melalui Solok Selatan biasanya memerlukan waktu sekitar 4 hari 3 malam, sedangkan melalui Kersik Tuo hanya sekitar 2 hari 1 malam," ujarnya kepada Jambi Ekspres, Selasa (21/7/2026).

BACA JUGA: Sekda Muaro Jambi Pimpin Persiapan Apel Siaga Karhutla, Pastikan Personel dan Peralatan Siap

Ia menjelaskan, kedua jalur tersebut akan bertemu di kawasan Tugu Yuda sebelum pendaki melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Kerinci.

Sementara itu, Bupati Solok Selatan Khairunas mengatakan pembukaan jalur pendakian baru tidak hanya bertujuan menyediakan akses alternatif menuju puncak Gunung Kerinci, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.

"Pengembangan jalur pendakian ini kami arahkan sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat, mulai dari pemandu, porter, homestay, kuliner, transportasi hingga UMKM," katanya.

Dalam kerja sama tersebut, kedua pihak juga sepakat meningkatkan kualitas jalur pendakian, membangun sarana dan prasarana pendukung, memperkuat promosi wisata, serta memberdayakan masyarakat sekitar kawasan. Seluruh pengembangan tetap mengedepankan prinsip konservasi guna menjaga kelestarian ekosistem Taman Nasional Kerinci Seblat.

BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bersama APH dan Pemerintah Daerah Kota Jambi Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi

Gunung Kerinci yang memiliki ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut merupakan gunung tertinggi di Pulau Sumatera dan termasuk dalam daftar Seven Summits Indonesia. Kehadiran jalur baru melalui Solok Selatan diharapkan menjadi alternatif bagi para pendaki sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata berbasis masyarakat.

Selain menawarkan pengalaman pendakian yang lebih panjang, jalur Solok Selatan juga menyuguhkan panorama hutan hujan tropis yang masih alami serta keanekaragaman hayati khas TNKS. Pemerintah daerah berharap wisatawan tidak hanya mendaki Gunung Kerinci, tetapi juga menikmati budaya lokal, kuliner khas, dan berbagai potensi wisata lain di Solok Selatan.


Berita Terkait



add images