"Penggabungan KUB tersebut terjadi karena modal inti Bank Jambi belum mencapai syarat Rp3 triliun. Ke depannya, kita berharap adanya tambahan setoran modal dari para bupati dan wali kota dapat memenuhi target Rp3 triliun tersebut, sehingga Bank Jambi dapat berdiri sendiri dan keluar dari KUB Bank BJB," sebut Al Haris.
Pelantikan tersebut turut disaksikan langsung oleh Waka DPRD Jambi, Direksi Bank Jambi, Kepala Bank Indonesia, Kepala OJK Provinsi, Wakil Bupati Bungo, Komisaris Bank Jambi, pejabat Bank Jambi, kepala OPD di lingkup Pemprov Jambi, serta tamu undangan lainnya. (aan)
