JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO - Belum genap satu tahun pasca diperbaiki, kondisi Jalan Lintas Sumatera di depan Pabrik Start Rubber, Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, kembali rusak parah.
Kerusakan pada proyek nasional itu diduga karena jeleknya mutu kontruksi sehingga baru seumur jagung jalan kembali rusak.
BACA JUGA: Klinik Utama Jambi Eye Center Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis
Pantauan di lapangan, pada sejumlah titik lapisan aspal tampak menipis, serta sistem drainase yang jelek sehingga tidak mampu menahan tekanan air dan beban kendaraan berat.
Mudahnya kerusakan pada proyek nasional yang menelan anggaran lebih dari Rp 10 Miliar itu mendapat kecaman dari warga sekitar dan menyebut kualitas jalan tidak lebih baik dari proyek level kabupaten.
BACA JUGA: Polisi Bakar 10 Alat Tambang Emas Ilegal di Maro Sebo Ulu, Pelaku Tidak Ditemukan
“Kalau proyek mahal tapi cepat hancur, patut dipertanyakan ke mana uang negara itu. Padahal itu proyek nasional, tapi hasilnya sangat jelek," cetus, Bujang, salah satu warga.
Yang membuatnya kesal lantaran status jalan nasional yang menjadi objek vital di jalur perekonomian Sumatera itu seperti tidak serius perbaikannya.
"Padahal ini jalan yang sangat vital bagi perekomian pulau Sumatera tapi kualitas proyeknya sangat jelek. Kami berharap pemerintah provinsi Jambi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat dapat menyampaikan keluhan ini," cetusnya.
BACA JUGA: Forum Warga Tolak Zona Merah Pertamina Jambi Kirim Utusan ke Jakarta
Ia menduga jika proyek ini dikerjakan tidak sesuai spesifikasi didalam kontrak, baik dari segi ketebalan aspal, kualitas material, maupun metode pengerjaan.
"Jika dugaan ini terbukti, maka proyek tersebut tidak hanya gagal secara teknis, tetapi juga berpotensi masuk kategori pemborosan uang negara dan pengkhianatan terhadap kepentingan publik," tandas Bujang.(aes)
