iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI  Wacana pemekaran wilayah yang dilakukan di sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi. Seperti di Kerinci, Merangin dan Kabupaten Bungo.

DPRD Provinsi Jambi sudah turun untuk melihat kesiapan daerah, dan hasilnya semua daerah itu layak untuk dimekarkan. Pada prinsipnya sudah layak dimekarkan, kata Ketua Komisi I, Tadjuddin Hasan.

Dikatakannya, untuk Kerinci pemekaran sudah disetujui DPRD Provinsi Jambi. Karena itu, pemekaran tergantung daerah lagi untuk melengkapi berkas dan mengajukan ke pusat.

Kalau secara administrasi sudah layak dimekarkan, tinggal lagi beberapa persoalan yang harus mereka clearkan, katanya.

Salah satunya, kata dia, masalah aset. Sebab, jelasnya, sampai saat ini masalah itu masih menjadi ganjalan. Tapi jika masalah ini clear, mereka tinggal mengajukan ke pusat. Kalau tingkat provinsi sudah kita setujui, tambahnya.

Sementara untuk Kabupaten Merangin yakni Pemekaran Tabir Raya, jika mengikuti aturan yang lama sudah layak dimekarkan. Namun jika mengacu pada Undang-undang pemekaran yang baru, maka harus diusulkan lagi ke provinsi untuk disetujui. Harus diparipurnakan dulu, ungkapnya.

Berdasarkan aturan baru dalam PP 19 tentang daerah, untuk pemekaran wilayah, untuk satu kecamatan harus ada 10 desa, dengan jumlah penduduk perdesa 4 ribu, jadi totalnya 40 ribu.

Lalu untuk pemekaran Kabupaten Bungo, sambungnya, pada prinsipanya juga sudah layak. Namun semuanya dikembalikan ke daerah, apakah mau dimekarkan atau tidak. Dulukan sudah kita setujui, sudah diajukan ke pusat, dan hampir disetuji pusat. Tapi ternyata, kepala daerah yang lama menarik kembali usulan itu dan menolak untuk dimekarkan, tambahnya.

Sehingga, kata dia, untuk Kabupaten Bungo jika ingin dimekarkan harus memulai dari awal lagi. Harus diajukan ulang, dan disetujui dulu tingkat kabupaten baru diusulkan ke provinsi dan ke pusat, paparnya.

Meskipun, kata politisi PKB ini, sebenarnya Kabupaten Bungo adalah daerah yang paling layak dimekarkan. Baik dari segi wilayah dan jumlah penduduknya. Terlebih, potensi yang dimiliki Bungo begitu besar, dan sumber-sumber PAD nya lebih jelas. Tapi meskipun itu paling layak, ya tergantung daerahnya mau dimekarkan atau tidak, pungkasnya. (nur)


Berita Terkait



add images