JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO Isu Kondisi keuangan Pemda Bungo sedang menggalami kekosongan dana seperti nya hangat dibicarakan oleh beberapa kalangan di Kabupaten Bungo.
Kondisi ini diperparah seiring dengan banyaknya dana yang harus dibayarkan kepada pihak ketiga dalam pengerjaan berbagai poryek sebelum penutupan tahun anggaran yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.
Salah seorang kontraktor yang tidak ingin namanya dicantumkan ini mengaku sangat keberatan dengan kondisi saat ini. Pasalnya, material yang ia gunakan untuk pembangunan proyek sebelumnya berutang kepada pihak lain.
Itu (utang,red) sudah biasa setiap tahun, setelah selesai dibayarkan Pemda langsung kita bayar juga hutangnya. Belum lagi gaji pekerja juga harus dibayarkan juga. Kondisi ini sangat memberatkan kita yang tidak memiliki banyak modal, ungkapnya.
Keluhan ini tidak hanya datang pada beberapa kontraktor, Ribuan pegawai Negeri Sipil (PNS) juga merasakan imbas yang sama. Pasalnya, hingga kini PNS belum lagi menerima Tunjangan Kepegawaian Daerah (TKD) selama 3 bulan terakhir.
Salah seorang PNS yang tidak ingin disebutkan namanya mengakui hal tersebut. Menurutnya, jangankan untuk pembayaran dengan partai besar seperti proyek, uang TKD mereka yang jumlahnya tidak terlalu besar saja banyak menunggak.
Itu (untuk kontraktor) besar nilainya bang, TKD kami PNS golongan rendah ini juga sudah tiga bulan tidak dibayar. Alasan orang BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) kas daerah sedang kosong, terangnya.(hnd)
