JAMBIUPDATE.CO, KERINCI – Ribuan pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci, Jambi, mengeluhkan terhentinya pasokan air bersih yang berlangsung hampir sepekan. Gangguan ini berdampak pada pelanggan di tiga kecamatan, yakni Tanah Cogok (Tanco), Setinjau Laut, dan Danau Kerinci Barat.
Terhentinya aliran air PDAM membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, memasak, mencuci pakaian hingga membersihkan peralatan rumah tangga.
BACA JUGA: Bupati Dedy Putra Lepas 35 Kafilah Bungo untuk MTQ ke-55 Tingkat Provinsi Jambi
Meski pihak PDAM telah mengerahkan mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih, bantuan tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh pelanggan. Sebagian warga mengaku air yang diterima hanya cukup untuk kebutuhan minum, sedangkan kebutuhan rumah tangga lainnya masih belum terpenuhi.
Kondisi ini memicu kekecewaan masyarakat. Warga mendesak manajemen Perumda Tirta Sakti dan Pemerintah Kabupaten Kerinci segera menyelesaikan persoalan yang menyebabkan distribusi air bersih terhenti.
“Ini sudah hampir seminggu air PDAM mati total. Sampai sekarang belum ada kepastian kapan kembali hidup. Seharusnya manajemen PDAM dan Pemerintah Kabupaten Kerinci lebih sigap menangani persoalan ini. Kami sebagai pelanggan merasa kecewa dan dirugikan,” ungkap Edi, salah seorang warga.
Warga juga meminta Bupati Kerinci turun tangan untuk memastikan perbaikan dilakukan secepatnya, termasuk memantau kondisi instalasi pengambilan air (intake) PDAM di lapangan.
“Kalau memang mesinnya rusak, segera diperbaiki atau diganti. Kalau memang harus membeli mesin baru, lakukan. Ini menyangkut kebutuhan ribuan masyarakat. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat persoalan yang berlarut-larut,” tegasnya.
Selain kesulitan mendapatkan air bersih, warga turut mempertanyakan kualitas pelayanan PDAM. Mereka menilai kewajiban membayar tagihan bulanan seharusnya sejalan dengan pelayanan yang diterima.
BACA JUGA: Penyerangan Polres Merangin, Polda Jambi Tetapkan 6 Orang SAD sebagai Tersangka
Masyarakat pun meminta penjelasan terbuka mengenai penyebab gangguan serta kepastian waktu pemulihan distribusi air bersih.
Pompa Rusak dan Air Danau Kerinci Surut
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Tirta Sakti Kabupaten Kerinci, Maya, saat dikonfirmasi pada Minggu (1/11/2026), menjelaskan bahwa pompa PDAM masih dalam proses perbaikan. Selain itu, pihaknya melakukan penambahan kedalaman pipa pengambilan air karena permukaan Danau Kerinci mengalami penyusutan.
“Sedang diperbaiki pompanya dan kedalaman pipa sedang ditambah karena air danau sudah jauh surut,” jelas Maya melalui pesan singkat.
Maya mengaku belum dapat memastikan kapan perbaikan pompa selesai. Berdasarkan estimasi dari bengkel di Jambi, proses perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu minggu sejak Rabu sore.
