JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI – Universitas Jambi (Unja) mengenalkan teknologi penjernihan air sederhana berbasis biochar dari limbah biomassa kepada guru SMAN 1 Muaro Jambi. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran kimia yang lebih inovatif, kontekstual, dan aplikatif bagi guru maupun siswa.
Kegiatan bertema “Teknologi Penjernihan Air Sederhana Berbasis Biochar untuk Meningkatkan Pembelajaran Kimia di SMAN 1 Muaro Jambi” tersebut dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026), oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi.
BACA JUGA: Tak Kunjung Ada Kejelasan, Kuasa Hukum Sri Setiawati Desak Polda Jambi Transparan
Kegiatan dipimpin Prof. Drs. Damris M., M.Sc., Ph.D. selaku ketua tim, bersama sejumlah anggota dari Fakultas Sains dan Teknologi Unja.
Kepala SMAN 1 Muaro Jambi, Edy, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sebenarnya ditujukan bagi guru dan siswa. Namun, karena proses pembelajaran saat itu masih berlangsung secara daring, kegiatan diikuti oleh para guru dan staf sekolah.
BACA JUGA: Nostalgia Gang Perak Jambi, Dulu Dipenuhi Puluhan Toko Perhiasan Kini Tinggal Hitungan Jari
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai biochar, mulai dari pengertian, karakteristik, hingga berbagai sumber biomassa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatannya.
Biomassa tersebut dapat berasal dari limbah pertanian, sisa tanaman, dan berbagai bahan organik lainnya. Melalui materi ini, para guru diperkenalkan dengan potensi pengolahan limbah biomassa menjadi material yang memiliki nilai guna sekaligus dikaitkan dengan konsep-konsep kimia dalam pembelajaran di sekolah.
Biochar sendiri merupakan material kaya karbon yang dihasilkan melalui proses pengolahan termal bahan organik dalam kondisi oksigen terbatas. Karakteristiknya yang memiliki struktur pori dan luas permukaan tertentu menjadikan biochar berpotensi dimanfaatkan sebagai adsorben untuk membantu mengurangi kandungan zat tertentu dalam air.
BACA JUGA: 32.214 Bikers Honda Meriahkan Honda Bikers Day 2026, Persaudaraan Lintas Generasi Makin Kuat
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi teknologi penjernihan air sederhana berbasis biochar. Prof. Damris bersama tim menjelaskan susunan media penyaring serta prinsip kerja alat kepada para peserta.
Melalui demonstrasi tersebut, guru dapat melihat secara langsung penerapan konsep kimia dalam teknologi sederhana, khususnya yang berkaitan dengan proses adsorpsi, sifat material berpori, dan pengolahan air.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis eksperimen. Teknologi penjernihan air berbasis biochar dapat menjadi alternatif untuk mengenalkan konsep kimia lingkungan, karakteristik material, serta penerapan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMAN 1 Muaro Jambi, Edy, menyambut baik kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan tim Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan inspirasi baru bagi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran kimia yang lebih inovatif, interaktif, dan aplikatif.
Melalui kegiatan ini, Tim PPM Fakultas Sains dan Teknologi Unja berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah semakin kuat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains.
Selain memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih menarik, pemanfaatan teknologi berbasis biochar juga diharapkan dapat meningkatkan literasi dan keterampilan proses sains guru maupun siswa melalui pendekatan kontekstual dengan memanfaatkan bahan baku biomassa lokal.
Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan dan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan pendidikan.
Ke depan, pengembangan teknologi pengolahan limbah biomassa menjadi biochar juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya mitigasi emisi gas rumah kaca, sekaligus mendorong pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk yang lebih bernilai guna.(*)
