JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI – Memasuki usia ke-27 tahun, Kabupaten Muaro Jambi terus mendorong percepatan pembangunan melalui visi Muaro Jambi Berbakti 2025–2029. Sejumlah capaian di bidang sumber daya manusia, infrastruktur, ekonomi, hingga tata kelola pemerintahan dipaparkan Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno (BBS) dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Muaro Jambi, Selasa (27/10).
Dalam pidatonya, BBS menegaskan bahwa peringatan hari jadi kabupaten bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut harus menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA: Air PDAM Terganggu di Tiga Wilayah Kerinci, Perbaikan Pompa Diperkirakan 3 Hari
“Bertambahnya usia Kabupaten Muaro Jambi harus kita maknai sebagai momentum untuk terus berbenah, memperkuat kebersamaan, dan memastikan pembangunan yang kita laksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
BBS menyebut, selama 1 tahun 8 bulan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Junaidi H. Mahir, berbagai program unggulan telah dijalankan melalui Panca Cita Muaro Jambi Berbakti. Fokusnya mencakup pembangunan sumber daya manusia, infrastruktur, penguatan ekonomi, tata kelola pemerintahan, dan pelestarian lingkungan.
BACA JUGA: PS Pers Kerinci–Sungai Penuh Runner-up Liga Pers Jambi 2026, Ariel Raih Pemain Terbaik
Sejumlah indikator makro daerah menunjukkan perkembangan positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 70,79 pada 2021 menjadi 73,87 pada 2025. Tingkat kemiskinan yang tercatat 4,32 persen pada 2025 juga turun menjadi 4,05 persen pada 2026.
Sementara itu, produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita meningkat dari Rp85,69 juta pada 2023 menjadi Rp102,14 juta pada 2025.
Menurut BBS, capaian tersebut menjadi modal untuk mempercepat pembangunan. Namun, pemerintah daerah tetap harus bekerja keras agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat perkotaan maupun pedesaan.
BACA JUGA: Rekonstruksi Kematian Brigadir EWS di Tanjabtim, Enam Tersangka Peragakan 50 Adegan
“Keberhasilan pembangunan bukan hanya dilihat dari angka-angka, tetapi dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat. Akses pendidikan semakin baik, pelayanan kesehatan semakin luas, infrastruktur terus dibenahi, dan peluang ekonomi harus semakin terbuka,” katanya.
Di sektor pendidikan, program Muaro Jambi Cerdas diperkuat melalui revitalisasi sekolah dan kerja sama dengan 12 perguruan tinggi. Sementara di bidang kesehatan, program Muaro Jambi Sehat telah memperluas layanan BPJS Kesehatan hingga 145.561 jiwa, memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 45.436 jiwa, serta melaksanakan program sunat gratis bagi ribuan anak.
BBS menegaskan, pendidikan dan kesehatan menjadi investasi penting untuk menyiapkan generasi Muaro Jambi yang unggul dan berdaya saing.
