iklan Gubernur Al Haris Bersama Danrem 042/Gapu Patroli Udara Tinjau Karhutla di Tanjab Timur
Gubernur Al Haris Bersama Danrem 042/Gapu Patroli Udara Tinjau Karhutla di Tanjab Timur

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., bersama Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., dan Tim Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Provinsi Jambi melakukan patroli udara memantau langsung titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Senin (21/09/2026) siang.

Usai patroli udara memantau langsung karhutla bersama Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., pada sesi wawancara dengan rekan-rekan media Gubernur Al Haris mengemukakan bahwa dirinya bersama Danrem baru selesai melakukan patrol udara.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Tembus Rp3.914 per Kg, Masuk 4 Besar Tertinggi Nasional

“Barusan saya bersama Komandan Korem 042/Gapu Jambi meninjau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua wilayah yang berdekatan, yakni kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang dan wilayah Ladang Peris, Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” ujar Gubernur Al Haris.

Menurut Gubernur Al Haris, dari hasil pantauan udara, api masih terlihat aktif dan merayap di atas lahan gambut dengan cakupan yang cukup luas.
"Dua wilayah ini berdekatan dan kita melihat memang masih ada api di situ yang sedang merayap karena itu gambut ya, merayap terus kelihatan api masih ada cukup luas," kata Gubernur Al Haris.

BACA JUGA: Ini Dia Dua Perusahaan di Jambi yang Disidik Polda Jambi Terkait Karhutla

Gubernur Al Haris mengakui penanganan di lokasi tersebut tidak mudah. Tim darat kesulitan menjangkau titik api karena harus melewati hutan belantara dengan akses yang sangat terbatas.

"Pasti itu sulit bagi tim kita untuk langsung ke sana untuk menjangkau titik lokasi itu. Pertama aksesnya karena belantara ya, hutan belantara sangat sulit akses untuk menuju ke lokasi itu. Kecuali waterbombing atau hujan," ucapnya.

BACA JUGA: Aipda Arjunif Peraih Kompolnas Award 2026 Dapat Penghargaan Dari Polda Jambi

Gubernur Al Haris juga menyampaikan, untuk wilayah kedua di Desa Labuan Pering, upaya pemadaman sudah dilakukan masyarakat dengan membuat sekat bakar untuk membatasi api agar tidak merembet ke kebun milik warga.

"Memang sudah ada upaya masyarakat untuk melakukan penyekatan membatasi wilayah lahan mereka, kebun mereka, sehingga insya Allah ini bisa bertahan, dengan catatan kalau anginnya tidak kencang, kalau kencang repot juga," jelasnya.


Berita Terkait



add images