JAMBIUPDATE.CO, SENGETI-Siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Muaro Jambi Kamis besok (3/9), sudah bisa kembali melakukan aktivitas pembelajaran tatap muka seperti biasa.
Pasalnya, berdasarkan pemantauan, nilai ISPU di Muaro Jambi berada pada kisaran 110 hingga 130 dan masih mengalami fluktuasi.
BACA JUGA: RSUD Raden Mattaher Siaga ISPA Akibat Asap, Pasokan Oksigen Dipastikan Aman
Sedangkan kegiatan pembelajaran bagi anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) masih dilakukan dari rumah menyusul kondisi kualitas udara di wilayah Muaro Jambi yang belum sepenuhnya membaik.
Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno mengatakan, kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi indeks standar pencemar udara (ISPU) yang masih berfluktuasi.
“Mulai besok SD dan SMP sudah belajar seperti biasa. Namun untuk PAUD dan TK masih belajar dari rumah,” ujar Bupati Bambang Bayu Suseno.
BACA JUGA: Wako Alfin Minta Percepat Pembangunan Pasar Sungai Penuh
Menurut Bupati BBS, selama pembelajaran berlangsung, seluruh siswa SD dan SMP diwajibkan menggunakan masker. Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga telah mendistribusikan masker ke sekolah-sekolah, baik masker medis biasa maupun masker hijab.
“Anak-anak tetap wajib menggunakan masker selama berada di sekolah. Pemerintah daerah sudah mendistribusikan masker ke seluruh SD dan SMP, termasuk masker biasa dan masker hijab,” katanya.
Bupati BBS mengatakan, berdasarkan pemantauan, nilai ISPU di Muaro Jambi berada pada kisaran 110 hingga 130 dan masih mengalami fluktuasi.
Dengan kondisi tersebut, kegiatan belajar mengajar siswa SD dan SMP akan difokuskan di dalam ruang kelas. Sekolah diminta tidak menggelar aktivitas pembelajaran di luar ruangan.
BACA JUGA: Tapal Batas Dengan Tanjabbar Belum Diputuskan, Pemkab Tanjabtim Masih Tunggu Kemendagri
“Untuk sementara kegiatan siswa dilakukan di dalam kelas dan tidak ada kegiatan di luar kelas. Ini untuk menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak,” ujar BBS.
Adapun siswa PAUD dan TK masih mengikuti pembelajaran dari rumah. Kebijakan tersebut akan terus dievaluasi sesuai perkembangan kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi.
“Keputusan ini akan kami evaluasi kembali sesuai dengan kondisi kualitas udara. Kalau kondisinya sudah membaik, tentu kebijakan akan disesuaikan,” kata Bambang.
Pemkab Muaro Jambi berharap kondisi udara segera membaik sehingga seluruh kegiatan pendidikan, termasuk pembelajaran bagi PAUD dan TK, dapat kembali dilaksanakan secara normal. (*)
