iklan Bangunan Bekas Bengkel di Pijoan Muaro Jambi Hangus Terbakar
Bangunan Bekas Bengkel di Pijoan Muaro Jambi Hangus Terbakar

JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI – Kebakaran terjadi di sebuah bangunan bekas bengkel milik warga di RT 24, Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (13/8) sore.

Bangunan permanen milik Raden Anang alias Datuk Anang itu dilaporkan terbakar sekitar pukul 16.10 WIB. Laporan kebakaran disampaikan Ketua RT 24, Fahmi, ke Pos Pemadam Kebakaran wilayah Jaluko.

BACA JUGA: Karhutla di Sungai Gelam Muaro Jambi Capai 170 Hektare

Sekretaris Damkarmat Muaro Jambi, Herman Susilo, mengatakan petugas langsung merespons laporan tersebut. Satu armada pemadam kebakaran Regu 3 Pos Jaluko diberangkatkan sekitar pukul 16.14 WIB menuju lokasi kejadian.

"Petugas langsung melakukan pemadaman dengan penyiraman dan dilanjutkan pendinginan," ujar Herman.

BACA JUGA: Maulana Turunkan Psikolog dan Inspektorat, Usut Dugaan Intimidasi Guru SDN 64 Kota Jambi

Sebanyak empat personel dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Mereka terdiri atas M. Arifin selaku wadaru, M. Sopyan sebagai pengemudi, serta Sukak Dani dan Dedi Fahrizal sebagai anggota. Operasi dipimpin Koordinator Wilayah Jaluko, Hasbiallah.

Petugas tiba di lokasi dan melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Setelah itu, dilakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau sisa api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 4.000 liter air. Jarak lokasi kejadian dari pos pemadam sekitar 1,5 kilometer pulang-pergi. "Pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 16.57 WIB. Armada kemudian kembali ke pos pada pukul 17.15 WIB," jelasnya.

BACA JUGA: Pendapatan Daerah Kota Sungai Penuh Naik Rp 5 M, Wawako Azhar: Terus Kita Optimalkan

Herman menyebut, hingga proses penanganan selesai, penyebab munculnya api belum diketahui. Begitu pula dengan total kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam pendataan.

Tidak ada hambatan berarti yang dihadapi petugas saat melakukan pemadaman. Damkarmat mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar api dapat ditangani sedini mungkin. (wan)


Berita Terkait



add images