JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO – Bupati Bungo Dedy Putra melantik dan mengambil sumpah jabatan 56 kepala sekolah (kepsek) tingkat SD dan SMP di Ruang Pola Kantor Bupati Bungo, Senin (13/7/2026). Sementara itu, tiga calon kepala sekolah tidak mengikuti pelantikan.
Dari tiga orang yang tidak hadir, dua di antaranya tidak memberikan keterangan, sedangkan satu orang sedang menunaikan ibadah umrah.
BACA JUGA: Pemprov-DPRD Siapkan Opsi Alihkan Dana BTT Jadi Bansos, Untuk Bantu Korban Kebakaran Tanjabbar
"Alhamdulillah hari ini kita melantik 56 kepala sekolah, yang tiga orang lagi tidak bisa ikut pelantikan," ujar Bupati Bungo Dedy Putra usai acara.
Dedy menjelaskan, masih ada sejumlah calon kepala sekolah yang belum dilantik karena proses administrasi di Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih berlangsung.
BACA JUGA: Soal Aset PDAM Tirta Mayang, Walikota Minta OPD Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
"Setelah proses administrasinya selesai, tentu akan kita susulkan pelantikannya," katanya.
Ia menegaskan, jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang membutuhkan kesiapan, integritas, dan tanggung jawab.
"Memimpin sekolah itu memimpin banyak orang. Karena itu yang menjadi kepala sekolah harus benar-benar siap. Kalau memang tidak siap, tentu tidak bisa dipaksakan," tegas Dedy.
BACA JUGA: Hiswana Migas dan DPRD Provinsi Jambi Dukung Penertiban Barcode Bagi Kendaraan Penunggak Pajak
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Bungo, M. Fathoni, menyatakan dua calon kepala sekolah yang tidak hadir tanpa keterangan akan diproses secara administrasi dan digantikan.
"Ada dua orang yang tidak hadir setelah menerima undangan pelantikan. Secara administrasi akan kita proses dan kita siapkan penggantinya. Kalau tidak hadir berarti dianggap tidak siap menerima amanah tersebut," tegas Fathoni, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, Hj. Anna Lukita. (aes)
