iklan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Gelar Rakor Matangkan Verifikasi 36.950 Titik Arah Kiblat, Begini Teknis dan Jadwalnya
Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Gelar Rakor Matangkan Verifikasi 36.950 Titik Arah Kiblat, Begini Teknis dan Jadwalnya

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral secara hibrida guna menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat Tahun 2026. Melalui rakor ini, Kemenag Jambi mematangkan persiapan untuk memverifikasi (kalibrasi) arah kiblat di 36.950 titik lokasi ibadah se-Provinsi Jambi.

Rakor yang digelar Senin (13/7/2026) di Aula Kanwil Kemenag Jambi ini merangkul berbagai elemen secara tatap muka, mulai dari perguruan tinggi, MUI, ormas keagamaan, hingga tokoh adat. Sementara seluruh jajaran Kemenag kabupaten/kota mengikuti arahan secara daring.

BACA JUGA: Pemprov Jambi Siapkan Pusat Rehabilitasi Narkoba di Kerinci, Layani Pecandu dari Seluruh Daerah

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi H. Mahbub Daryanto melalui Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Kabid Urais) Kanwil Kemenag Jambi, H. Fatahuddin, menegaskan bahwa rakor ini adalah puncak dari persiapan teknis yang telah dilakukan jajarannya.

"Secara maraton sudah kita laksanakan dan rakor ini adalah puncaknya. Program ini kita sampaikan ke seluruh jajaran untuk mengejar target verifikasi 36.950 titik di Jambi, guna mendukung target nasional 1,4 juta titik," ujar Fatahuddin.

BACA JUGA: 202 Desa di Kerinci Sudah Cairkan Dana Desa Tahap II, Sungai Penuh Baru 12 Desa

Pelaksanaan kalibrasi serentak ini akan memanfaatkan momentum Rashdul Qiblat (Istiwa A'zam), yakni fenomena astronomi saat matahari tepat berada di atas Ka'bah. Pengukuran dijadwalkan pada Rabu dan Kamis, 15-16 Juli 2026, tepat pukul 16.27 WIB dengan memanfaatkan bayangan benda tegak lurus.

Dari 36.950 target tersebut, 121 di antaranya merupakan masjid raya prioritas. Kemenag juga menyiapkan e-sertifikat resmi bagi pengurus masjid yang berpartisipasi aktif.

Untuk memastikan target masif ini tercapai, Fatahuddin menyebut pihaknya telah menyiapkan Person In Charge (PIC) di setiap wilayah.

"Kita optimis, karena masing-masing Kepala KUA, penghulu, hingga penyuluh ditugaskan mencari dan memverifikasi sekitar 50 titik lokasi," tegasnya.

BACA JUGA: Ditpolairud Polda Jambi Gagalkan Pengangkutan 6.818 Liter BBM Ilegal di Sungai Batanghari, Dua Tersangka Diamankan

Menanggapi potensi kesalahpahaman atau penolakan dari masyarakat saat arah kiblat masjidnya diukur ulang, Kemenag telah menyiapkan strategi khusus yang dibahas dalam rakor tersebut.

"Kita ini kan perlu langkah persuasif. Untuk mengatasi masalah penolakan, kita menggandeng MUI, tokoh adat, serta penyuluh agama. Dengan sinergi ini, pendekatannya akan jauh lebih diterima masyarakat," jelas Fatahuddin.

Pihak Kemenag Jambi mengimbau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari takmir masjid, pelajar, mahasiswa, hingga majelis taklim, untuk tidak melewatkan momentum tahunan ini guna menyempurnakan arah kiblat di wilayah masing-masing. (aan)


Berita Terkait



add images