JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan pasar tradisional agar lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun pedagang.
Penataan yang difokuskan di kawasan Pasar Atas Sarolangun tersebut mencakup penempatan lapak pedagang, penggunaan badan jalan, kelancaran arus lalu lintas, hingga kebersihan lingkungan pasar.
BACA JUGA: Respon Cepat Damkar Kumpeh Ulu, Ular Kobra di Rumah Warga Dievakuasi Tanpa Korban
Sekretaris Daerah (Sekda) Sarolangun, Muhamad Arief, mengatakan bahwa program penataan pasar bukan sekadar penertiban, melainkan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan pusat perdagangan yang lebih representatif dan berdaya saing.
“Kita ingin Pasar Atas Sarolangun menjadi pasar yang tertib, bersih, aman, dan nyaman. Karena pasar merupakan salah satu pusat perputaran ekonomi masyarakat yang harus dijaga bersama,” ujarnya.
Selain melakukan pengawasan, tim yang turun ke lapangan juga memberikan sosialisasi dan imbauan secara humanis kepada para pedagang agar mematuhi aturan yang berlaku. Pedagang diingatkan untuk tidak menggunakan badan jalan sebagai lokasi berjualan serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar pasar.
Pemkab Sarolangun berharap kegiatan penertiban dan sweeping yang dilakukan secara berkala dapat menciptakan kawasan pasar yang lebih tertata, mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, sekaligus mempercantik wajah kota.
Menurut Arief, hasil evaluasi di lapangan akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam menyusun langkah lanjutan menuju tata kelola pasar yang modern, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan berlaku adil kepada seluruh pedagang maupun pemilik kios tanpa pengecualian. Bahkan, kios milik pemerintah yang melanggar aturan juga akan ditindak sesuai ketentuan.
“Ke depan, kita akan memastikan tidak ada lagi PKL yang berjualan di pinggir jalan, di badan jalan, di atas saluran, dan lokasi terlarang lainnya. Tidak ada yang berjualan di depan toko sehingga para penyewa toko juga merasa nyaman,” tegasnya.(hnd)
