JAMBIUPDATE.CO, JAMBI — Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Jambi, Abun Yani, menepis anggapan bahwa dirinya berpihak dalam dinamika internal kepengurusan FORKI di tingkat kabupaten. Ia memastikan bahwa Pengurus Provinsi (Pengprov) tetap menjaga sikap netral dan tidak memiliki kepentingan pribadi apa pun terkait susunan kepengurusan di tingkat bawah.
Pernyataan ini disampaikan Abun Yani untuk mengklarifikasi isu yang beredar terkait penarikan surat rekomendasi Piala Bupati Muaro Jambi Sumatera Championship oleh FORKI Kabupaten Muaro Jambi, yang belakangan memicu perdebatan.
"Saya sama sekali tidak punya kepentingan. Kalau ada yang mau selenggarakan turnamen setiap hari pun, silakan. Saya hanya mengurus hal-hal yang menjadi ranah dan kewenangan saya," ujar Abun Yani kepada Jambi Ekspres (30/5/2026).
Lebih lanjut, Abun Yani menjelaskan kronologi terkait polemik surat rekomendasi tersebut. Menurutnya, Pengprov FORKI Jambi mengeluarkan surat tersebut murni berdasarkan prosedur administratif, yakni adanya surat rekomendasi resmi yang diajukan oleh pengurus di tingkat kabupaten Muaro Jambi.
Namun, permasalahan muncul ketika pengurus di tingkat kabupaten tiba-tiba menarik kembali dukungan dan rekomendasi yang telah mereka ajukan kepada provinsi.
"Kemarin mereka mengajukan ke kami, dan langsung saya keluarkan karena sudah ada rekomendasi dari kabupaten. Tapi di pertengahan jalan, pengurus kabupaten menarik dukungan tersebut dengan alasan tanda tangannya diduga tidak asli," jelasnya.
Meski pihak kabupaten menarik rekomendasinya, Abun Yani menegaskan bahwa dirinya secara administratif tidak akan menarik surat dari provinsi yang sudah terlanjur dikeluarkan. Ia menilai langkah Pengprov sudah sesuai dengan prosedur awal berdasarkan dokumen yang diterima saat itu.
BACA JUGA: Veda Ega Pratama Tempati Posisi 20 di FP1 Moto3 Italia 2026, Masih Berpeluang Bangkit di Mugello
Sebagai pimpinan tertinggi FORKI di Jambi, Abun Yani kembali menekankan bahwa dirinya memberikan porsi perhatian yang sama rata kepada seluruh perguruan karate yang ada di bawah naungan FORKI. Ia juga membantah rumor yang menyebutkan dirinya mendukung perguruan tertentu dalam konflik internal tersebut.
"Kasih sayang saya sama untuk semua perguruan. Apa untungnya buat saya memihak? Untuk apa? Saya bahkan tidak mengenal secara personal pihak-pihak yang dirumorkan tersebut. Jadi tidak ada untungnya sama sekali," sebut Pria yang saat ini dipercaya sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi ini. (aan)
