iklan Harga Cabai Terpuruk di Kerinci, Petani Terpaksa Tebang Tanaman
Harga Cabai Terpuruk di Kerinci, Petani Terpaksa Tebang Tanaman

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Petani cabai di Kabupaten Kerinci, Jambi, tengah menghadapi situasi sulit akibat anjloknya harga jual di tingkat petani. Saat ini, harga cabai hanya berada di kisaran Rp20 ribu per kilogram, angka yang dinilai tidak mampu menutupi biaya produksi.

Tingginya harga pupuk dan kebutuhan perawatan tanaman semakin memperparah kondisi. Banyak petani mengaku merugi karena hasil panen tidak sebanding dengan modal yang telah dikeluarkan sejak awal masa tanam.

BACA JUGA: Bupati Bungo dan Wadir Bulog Tinjau Lokasi Pembangunan Fasilitas Baru di Sungai Buluh

Di Kecamatan Siulak, aksi seorang petani yang menebas tanaman cabainya sendiri menjadi perhatian publik setelah videonya viral. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas harga yang terus merosot dan tidak kunjung membaik.

“Harga murah sekali, pupuk mahal. Tidak balik modal kalau dijual sekarang,” keluh seorang petani.

BACA JUGA: Ambulans Bawa Ibu Hamil Kecelakaan di Tebo, Tabrak Truk Sawit di Tengah Kabut Tebal

Kondisi ini membuat para petani berharap adanya intervensi dari pemerintah, baik dalam bentuk stabilisasi harga maupun bantuan untuk menekan biaya produksi. Mereka khawatir jika kondisi ini terus berlanjut, banyak petani akan beralih dari budidaya cabai.

Hingga saat ini, pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Kerinci belum memberikan keterangan resmi terkait penurunan harga cabai yang dikeluhkan petani.(Hdp)


Berita Terkait



add images