JAMBIUPDATE.CO, SUNGAI PENUH — Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, meninjau langsung pembangunan gudang/gerai Koperasi Merah Putih (KMP) Kota Sungai Penuh. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 82 persen dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Dalam kunjungan tersebut, Azhar memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan spesifikasi teknis. Ia menegaskan agar tahap akhir penyelesaian tetap mengutamakan kualitas bangunan sehingga fasilitas dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Pastikan kualitasnya terjaga. Jangan hanya mengejar waktu, tetapi juga mutu,” ujarnya di lokasi pembangunan.
Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dirancang untuk memperkuat ekonomi desa dan kelurahan. Skema ini menempatkan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus memutus rantai distribusi yang dinilai merugikan masyarakat.
BACA JUGA: BREAKING NEWS! Pohon Besar Tumbang di Depan GOR Kota Baru, Pengendara Tak Bisa Lewat
Secara nasional, program yang juga dikenal sebagai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) difokuskan pada penguatan ekonomi perdesaan melalui penyediaan infrastruktur serta dukungan permodalan. Setiap koperasi mendapat akses pinjaman modal usaha hingga Rp3 miliar dari bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Pemerintah menargetkan program ini mampu berkontribusi pada pengentasan kemiskinan, menekan harga pangan dan kebutuhan pokok, serta meningkatkan kesejahteraan warga desa melalui kemitraan strategis dengan BUMN.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap kehadiran gudang/gerai KMP dapat menjadi pusat distribusi dan layanan ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha kecil dan menengah di daerah. (Hdp)
