iklan ilustrasi
ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI- Pemerintah kabupaten Kerinci, terus mengembangkan tanaman produk lokal unggulan khas Kerinci, salah satunya seperti Jeruk lokal di Kerinci yakni Jeruk Keprok Pulau Tengah, Siam Madu, dan Gerga.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kerinci, H.Adirozal, pada saat HUT Kabupaten Kerinci di Kantor DPRD Kerinci, pada Rabu (09/11) kemarin. Dia menyampaikan, bahwa dalam upaya meningkatkan produksi varietas buah lokal pemerintah kabupaten Kerinci telah berhasil mengembangkan jeruk lokal seperti varietas keprok Pulau Tengah, Siam madu dan Gerga.

"Dengan perbanyak bibit ditingkat penangkar, Sehingga petani tidak lagi kesulitan untuk mencari bibit jeruk di kabupaten Kerinci,"jelasnya.

Pada tahun 2022 luas  tanaman jeruk jeruk di kabupaten Kerinci Seluas lebih kurang 900 hektare, yang tersebar di kecamatan Bukit Kerman, Gunung Raya, Batang Merangin dan kecamatan Keliling Danau,Sedangkan untuk produksi pada tahu 2021 sebanyak 11,014 ton.

Namun, saat ini lanjut Bupati Kerinci tujuan pemasaran, selama ini pemasaran hasil produksi pertanian kabupaten Kerinci ke kota Jambi dan kota Padang Sumatra barat.

"Tapi akibat dampak dari kondisi kemacetan yang sering di terjadi dari kabupaten Kerinci menuju kota Jambi akibat truk angkutan Batu bara berdampak negatif terhadap sisi ekonomi, salah satunya kerugian berupa peningkatan biaya transportasi,"sebut.

Orang nomor satu di kabupaten Kerinci ini berharap kepada pemerintah Provinsi jalan yang sering terjadi kemacetan, ada solusinya. "Sehingga petani yang membawa hasil produksi ke kota Jambi tidak lagi terjebak kemacetan lagi," tandasnya. (hdp) 

 


Berita Terkait



add images