“Selama ini kakak beradik itu tinggal satu rumah. Istri Budiharto bekerja menjadi TKW di Arab Saudi. Jadi, di dalam rumah ini dihuni tiga orang, yakni korban, kakaknya bersama anak semata wayangnya yang masih duudk di bangku kelas IX,” cetusnya.
Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang SIK melalui Kasat Reskrim AKP I Dewa Gede Ditya SIK membenarkan bahwa pihaknya sempat membantu jajaran Polsek Talangmenangani kasus tersebut.Jasadkorban kini berada di kamar jenazah RSUD Dr Soeselo Slawi. Pihaknya menunggu hasil otopsi yang akan dilakukan tim Labfor Polda Jawa Tengah.
“Hal ini untuk memastikan apa yang menjadi penyebab kematian korban. Saat tim kami meluncur ke TKP, kondisi korban dalam posisi tertelungkup dengan berbantalkan tangan. Kakak korban saat ini masih kami mintai keterangan terkait insiden tersebut,” ungkapnya.
Sementara dari kamar jenazah RSUD Dr Soeselo, didapati kondisi jasad korban ditemukan adanya luka bekas cekikan di leher, lutut kaki, dan jari jempol kaki yang terkelupas. Korban sehari-hari membuka cucian kendaraan bermotor di samping rumahnya. Sementara sang kakak bekerja sebagai sopir travel.
“Kami masih menunggu keterangan resmi dari tim forensik yang melakukan otopsi pada jasad korban,” ungkapnya . (her/gun)
Sumber: www.fin.co.id
