iklan Ilustrasi: Pixabay
Ilustrasi: Pixabay

JAMBIUPDATE.CO, ADIWERNA – Perkelahian Amirudin Lubis, 35, dengan Budiharto, 38, berujung maut. Insiden yang melibatkan kakak beradik tersebut terjadi di RT 7 RW I, Desa Tembok Banjaran, Kecamatan Adiwerna. Sang adik, Amirudin Lubis,meninggal dunia setelah adu fisik dengan kakaknya di dalam rumah, Rabu (3/2) sekitar pukul 01.30. Nyawa sang adik tidak tertolong, dan kini harus menjalani otopsi oleh tim medis Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah.

Dari keterangan kakak ipar korban, Dikrom, 61, perkelahian kakak beradik dipicu oleh kelakukan sang adik. Saat itu, korban pulang dari terminal bus dalam kondisi mabuk, jelang tengah malam. Dia berupaya meminta kunci mobil kepada kakaknya yang sedang tertidur pulas dengan anaknya di dalam rumah.

“Sang kakak tidak memberikan kunci mobil karena melihat kondisi adiknya dalam keadaan mabuk berat. Selain itu, sang adik juga belum bisa mengendarai mobil,” ujarnya seperti dikutip dari Radar Tegal (Fajar Indonesia Network Grup).

Sang adik terus berupaya meminta kunci mobil tersebut kepada kakaknya. Bahkan, korban tidak segan-segan menendang semua perabotan yang ada di dalam rumah. Bahkan, korban memendang tempat tidur kakaknya agar terbangun dan memberikan kunci mobil. Sempat terjadi adu fisik antara kakak beradik tersebut. Melihat hal itu, anak semata wayang Budiharto terbangun dan berupaya melaporkan perkelahian tersebut ke Polsek Adiwerna.


Berita Terkait



add images