Petani padi di Kecamatan Rantau Rasau tepatnya di Desa Marga Mulya, saat menyemai padi.
Petani padi di Kecamatan Rantau Rasau tepatnya di Desa Marga Mulya, saat menyemai padi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Rata-rata petani padi di Kabupaten Tanjabtim, sudah mulai melakukan penyemaian bibit padi, karena sudah memasuki musim tanam dan terbantu dengan cuaca yang sudah memasuki musim hujan.

Namun walaupun begitu, saat ini diketahui untuk luas tanam petani sudah berkurang, akibat dari keterbatasan modal. Hal itu seperti yang terjadi di Kecamatan Rantau Rasau tepatnya di Desa Marga Mulya.

Saat ini para petani di desa tersebut mulai membersihkan dan melakukan penyemaian benih padi untuk mengahadapi musim tanam. Sebab, petani menganggap bulan November merupakan bulan yang tepat untuk memulai menanam.

"Apalagi saat ini curah hujan sudah cukup tinggi, sehingga sangat membantu kami (petani, red) saat menggembur tanah dan melakukan penyemaian," kata Sopian, salah satu petani di Desa Marga Mulya.

Pada umumnya, petani disini mulai sudah mulai menyemai, namun sebagian ada juga yang menanam padi. Tahun ini Dirinya hanya bisa menanam dengan luasan tanam 1/2 Hektare, walaupun luasan tanam yang Ia miliki seluas 1,5 Hektare.

"Keterbatasan modal lah penyebab saya mengurangi luas tanam. Sebelumnya lahan saya ditanami jagung untuk persiapan modal tanam padi. Namun karena hasil panen jagung tidak maksimal, sehingga modal untuk tanaman padi terbatas," terangnya. (lan)


Komentar

Berita Terkait

Dua Rumah Warga di Tanjabtim Ambruk Ke Sungai

Kantor Imigrasi Kerinci Deportasi WNA Asal Nepal

Miris, Rumah Warga di Sungai Sayang Tak Layak Huni

Rekomendasi




add images