iklan Tim Bulutangkis Indonesia memastikan diri tetap berangkat ke kejuaraan All England 2020 di tengah merebaknya virus Corona atau Covid-19.
Tim Bulutangkis Indonesia memastikan diri tetap berangkat ke kejuaraan All England 2020 di tengah merebaknya virus Corona atau Covid-19. (Anggi / FAJAR INDONESIA NETWROK.)

Zainudin Amali mengatakan, bahwa hal tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap atlet-atlet junior sebagai pelapis atlet senior di cabang olahraga (cabor) angkat besi.

Namun jika melihat sebelumnya, pada saat Hendra/Ahsan merebut gelar juara All England 2019, Kemenpora memberikan bonus berupa uang pembinaan senilai Rp240 juta kepada masing-masing tanpa ada potongan pajak.

Pada saat itu, penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta bersama Ketum PB PBSI Wiranto setibanya Hendra/Ahsan di T3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Namun, saat itu Kemenpora masih dipimpin oleh Imam Nahrawi. Yang menjadi pertanyannya, apakah di era Zainudin Amali bonus serupa akan kembali diserahkan kepada sang juara All England 2020? Kita masih menunggunya. (gie/fin/der)


Sumber: www.fin.co.id

Berita Terkait



add images