iklan Aplikasi OVO.
Aplikasi OVO. ( Ridha/JPNN)

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA - Lippo Group meluruskan kabar yang menyebut perusahaan akan melepaskan kepemilikan dari OVO.

Presiden Direktur Multipolar/Direktur Lippo Group Adrian Suherman menegaskan, Lippo terus berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan juga perkembangan OVO sebagai perusahaan fintech e-money Indonesia.

"Sebagai pendiri OVO, kami tentunya akan selalu aktif mendukung dan menjadi bagian dari perkembangan OVO," tegas Adrian dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/11).

Adrian mengatakan, sebagai bagian dari pemilik OVO, Lippo senantiasa membuka peluang bagi mitra untuk mendukung OVO agar dapat tumbuh dan berkembang. Komitmen Lippo Group, dengan membawa mitra baru, adalah agar OVO terus dapat meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

Dia juga memastikan, bersama para pemegang saham lain, Lippo tetap merupakan bagian dari OVO dan selalu mendukung kemajuan OVO, yang hanya dalam dua tahun ke belakang telah berkembang pesat menjadi perusahaan fintech e-money terkemuka. Saat ini, OVO merupakan startup unicorn kelima yang ada di Indonesia.

Ia yakin, OVO akan dapat menjadi kebanggaan nasional dan memastikan bahwa Lippo terus mendukung upaya pemerintah, BI dan OJK untuk meningkatkan inklusi keuangan di Tanah Air.

Adrian menjelaskan, sebagai pendiri OVO, Lippo Group masih aktif mendukung dan menjadi bagian dari perusahaan tersebut.

"Kami adalah pendiri dan tetap menjadi pemegang saham dari OVO, dan bangga untuk dapat terus menjadi bagian dari sebuah usaha yang telah menjadi aspek penting dari keseharian masyarakat Indonesia," ujarnya.

OVO adalah perusahaan penyedia layanan keuangan digital yang didirikan, dirintis, dan dikembangkan oleh Lippo Group. (esy/jpnn)


Sumber: www.jpnn.com

Berita Terkait



add images