JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Salah satu siswi Sekolah Dasar (SD) 163 Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Afifah Nur Sholehah (7), diduga menjadi korban vaksin rubella. Pasalnya, setelah satu minggu mengikuti vaksin rubella di sekolahnya oleh pihak Puskesmas. Afifah terkena penyakit aneh semacam cacar air disekujur tubuhnya.
Hal tersebut pun disampaikan langsung oleh Mujito selaku paman Afifah yang juga kepala desa setempat.
"Setelah mengikuti vaksin rubella di sekolahnya, badan keponakan saya itu langsung timbul seperti cacar. Kami belum tahu pasti, apakah itu alergi atau karna vaksin rubella," kata Mujito.
Namun sepengetahuan pihak keluarga katanya, penyakit tersebut timbul pasca diberikannya vaksin rubella. Sehingga menimbulka tanda tanya, apakah penyakit tersebut akibat dari suntikan vaksin.
"Dua hari setelah adanya penyuntikan itu, (Vaksin Rubella) ada gatal di mata, dan awalnya, kami mengira itu hanya penyakit cacar biasa, tapi semakin hari semakin bertambah banyak,"ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun, Adnan, mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan investigasi dan masih menunggu hasil uji labor dari pihak rumah sakit, dimana anak tersebut saat ini berobat.
Kita tunggu saja hasil uji labornya, apakah itu alergi atau bukan, katanya. (hnd)
