iklan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menggelar Gala Siswa 2018, ajang kompetisi sepakbola tingkat pelajar SMP se-Provinsi Jambi. Pembukaan Gala Siswa ini dilakukan oleh Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) bersama Didik Suhardi, P.hD Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hamid Muhammad, P.hD Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah dan Dr. Supriano Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, dan Kepala dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Agus Heriyanto, di Stadion Tri Lomba Juang Jambi Kamis (13/9) kemarin.

SAH yang Anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi ini mengatakan, ajang Gala Siswa ini merupakan ajang pembentukan karekter bagi siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Provinsi Jambi. Selain itu, ajang ini merupakan pencarian bibit-bibit siswa yang berprestasi di bidang mengolah si kulit bundar. Gala Siswa ini merupakan kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Prestasi itu tidak hanya bidang akademik, karena ada siswa yang memiliki potensi bidang akademik, ada juga yang bidang lainya, seperti olahraga. Siapa tahu dari ajang Gala Siswa ini dapat menelurkan pemain berprestasi dan dapat menjadi pemain di Eropa dan Timnas Indonesia, ungkap laki-laki yang mengidolakan tim nasional Perancis tersebut.

Selanjutnya SAH menjelaskan, bahwa nantinya akan ada tim sepakbola dari seluruh SMP se-Provinsi Jambi baik negeri dan swasta untuk terjung ke ajang ini.

Untuk memudahkan kompetisi, SAH menyarankan setiap kabupaten akan digelar kompetisi yang diikuti oleh SMP yang ada di masing-masing kabupaten. Setelah ada pemenangnya, mereka akan mengikuti tahap berikutnya, yakni kompetisi di tingkat provinsi, mewakili tiap kabupaten kota.

Bagi juara kabupaten dan kota akan mewakili untuk melanjutkan kompetisi di tingkat provinsi Jambi. Kita ingin nanti untuk final bisa digelar di Stadion Koni atau Tri Lomba Juang, supaya atmosfirnya lebih baik, ungkapnya.

Bagi pemenang se Provinsi Jambi akan mewakili untuk mengikuti Gala Siswa di tingkat nasional. Jadi ini tidak hanya di tingkat Kabupaten Kota atau Provinsi, tapi hingga nasional, karena tujuannya memang mencari bakat-bakat yang terpendam, tegasnya.

Bagi tim pemenang nanti akan diberikan uang pembinaan sebagai pemacu semangat berprestasi. Yang terpenting jaga sportifitas dalam berkompetisi manjadi siswa yang berprestasi serta berkarakter Bangsa Indonesia, (aiz)


Berita Terkait



add images