JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Dalam usaha kreatif, faktor modal memang diperlukan, tapi bukan segalanya, pernyataan ini disampaikan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dalam Workshop Penyiapan Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif Untuk Akses Permodalan Non Perbankan (9/9) kemarin di Jambi.
Usaha kreatif itu modal utamanya kreativitas dan keterampilan mereka, ditambah faktor jaringan, ketekunan, serta visi usaha, Insha Allah usaha kreatif Jambi bisa maju, bersaing dengan usaha lain, ungkapnya dihadapan ratusan pelaku usaha di Jambi.
Dalam acara yang diselenggarakan di Swissbell-Hotel Jambi tersebut SAH yang merupakan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR itu pelaku usaha kreatif Jambi jangan terlalu terpaku pada akses permodalan dari perbankan.
Pelaku kreatif jangan terlalu mengandalkan permodalan perbankan, karena akan terkendala jaminan sebagai syarat dari Bank, padahal aset utama usaha kreatif lebih banyak berbentuk aset yang tak nampak (Intangible).
Atas dasar kendala inilah SAH mengaku pihaknya melaksanakan workshop buang membimbing pelaku usaha kreatif bisa mengakses permodalan non perbankan. Bahkan menurutnya sekarang ini banyak sekali program kemitraan yang ditawarkan pemerintah ataupun swasta kepada pelaku kreatif di Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi.
Pola kemitraan yang ditawarkan pemerintah ataupun swasta sebenarnya peluang bagi usaha kreatif untuk mengakses permodalan secara profesional saling menguntungkan.
Hanya saja SAH mengaku pola ini perlu keaktifan dari pelaku usaha sendiri dalam mencari peluang dari pemerintah maupun swasta.
Sekarang saja BUMN banyak yang memberikan CSR mereka untuk pengembangan usaha kreatif, ini perlu disiasati dengan aktif bagaimana mendapatkan peluang ini, ungkapnya.
Terkait dengan itu, SAH mengharapkan workshop bisa memberi pembekalan kepada pelaku usaha tentang tata cara pembuatan proposal kerjasama dengan pemerintah dan swasta dalam rangka mencari sumber permodalan. Karena sasaran dari acara ini memang ada peluang yang bisa mereka manfaatkan selaku pelaku usaha kreatif, tandasnya. (aiz)
