JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Jambi mencatatkan jumlah transaksi Pasar Modal rata-rata mencapai Rp 200 Milyar setiap bulan selama 2018.
Transaksi ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp 180 Milyar setiap bulan. Hal ini disampaikan oleh Fasha Fauziah Kepala BEI Provinsi Jambi.
Disebutkannya, kenaikan transaksi pasar modal seiring dengan bertambahnya investor aktif ritel di Indonesia, khususnya di Provinsi Jambi.
Kenaikan ini juga dipicu dari kontribusi investor ritel, ujarnya saat acara donor darah yang dilaksanakan di kantor OJK Provinsi Jambi, Selasa (04/09).
Tercatat Jumlah investor Pasar Modal di BEI Provinsi Jambi hingga Juli 2018 mencapai 5.775 investor, mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai sekitar 4.100 investor sepanjang 2017.
Fasha menjelaskan pertumbuhan jumlah investor aktif hingga Juli 2018 lalu didominasi kalangan muda dengan usia antara 18 sampai 25 tahun yang berjumlah 1.756 investor.
Hal ini membuktikan generasi muda semakin tinggi minatnya untuk berinvestasi, tuturnya. (yni)