iklan Anak-anak yang Terkena Gas Air Mata.
Anak-anak yang Terkena Gas Air Mata.

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Aksi pemblokiran jalan di Kerinci sempat memanas, tepatnya pada pukul 18.00 WIB, pihak Kepolisian sempat mengeluarkan tembakan gas air mata.

Gas air mata ditembakkan dikarenakan warga Desa Seleman tak kunjung membubarkan diri.

Atas kejadian tersebut, warga Seleman yang tidak mau disebutkan namanya menyesalkan dengan tindakan pihak Kepolisian yang terlalu cepat mengeluarkan tembakan gas air mata tepat didepannya anak-anak dan ibu-ibu. Akibatnya, anak-anak menjerit kesakitan.

BACA JUGA : Jalan Masih Diblokir, Ambulance dari Arah Bangko Terpaksa Balik Kanan

"Pihak Kepolisian tidak sportif, langsung menembakan gas air mata tepat terhadap yang didepannya anak-anak dan ibu-ibu. Saat ini, mereka masih kesakitan, matanya merah," ungkapnya.

Diakuinya, bahwa mereka menilai pihak Polres Kerinci telah mengingkari kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Pasalnya, pihak Polres berjanji hanya melakukan penangkapan terhadap Dua orang pelaku pembakaran saja.

"Namun kenyataan, mereka kembali lagi menahan Satu warga Desa Seleman, makanya warga marah," katanya. (adi)


Berita Terkait



add images