iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI - Dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Batanghari, yang mengajukan lelang paket pekerjaan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Batanghari, Dinas Perumahan dan Pemukinan (Perkim) Batanghari, dinilai paling lambat.

Berdasarkan data dari ULP Batanghari, di Dinas Perkim ini ada 51 paket yang bakal dilelang di Tahun 2018. Hanya saja, dari jumlah tersebut, hingga memasuki bulan Mei ini, baru 2 paket pekerjaan yang tayang, sementara sisanya 49 paket belum sama sekali.

"OPD yang lambat mengajukan lelang, seperti Perkim sudah kita layangkan surat. Baik itu surat langsung dari Bapak Bupati maupun surat dari kita (ULP). Dan sementara belum ada jawaban," kata Almi Cab, Kabid ULP Setda Batanghari di ruang kerjanya, Selasa (8/5).

Almi Cab sendiri menjelaskan, pada Tahun 2018 ini ada 164 paket pekerjaan yang bakal dilelang, semuanya tersebar di beberapa OPD di Kabupaten Batanghari. Paket yang paling banyak terdapat di Dinas PUPR Batanghari, dengan jumlah 61 paket pekerjaa.

"Kalau untuk Dinas PUPR Batanghari, yang tempat paket pekerjaan paling banyak termasuk cepat, karena dari 61 paket pekerjaan, 20 paket sudah tayang. Paket yang sudah tayang ini seperti, pekerjaaan konstruksi dan jasa konsultan,"terangnya Almi Cab. (rza)


Berita Terkait



add images