JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Hingga saat ini, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang minyak dan gas di Kabupaten Tanjabtim, belum juga memberikan hasil bagi daerah. Padahal, anggaran yang dikucurkan untuk BUMD tidaklah sedikit.
Dimana setiap tahunya, pemkab mengalokasikan anggaran untuk BUMD Rp 1 miliar.
Kinerja BUMD yang tidak berhasil bukan pertama kali ini dipertanyakan anggota DPRD tanjabtim, bahkan setiap tahun dalam sidang paripurna penyampaian akhir kata fraksi, selalu mempertanyakan progres keberhasilan BUMD yang setiap tahunya selalu mendapat alokasi anggaran dari Pemkab Tanjabtim.
Coba kita lihat sejauh mana progresnya, masih disitu-situ saja kan. Sementara anggaran yang dihabiskan tidak sedikit, kenapa tidak mencoba ke sektor lain yang bisa menghasilkan PAD bagi daerah,ujar Wakil Ketua DPRD Tanjabtim, Markhaban.
Sementara itu, Sekda Tanjabtim Sudirman juga meminta, agar BUMD bisa bekerja lebih optimal lagi, tidak hanya sebatas minyak ke minyak dan gas ke gas.
BUMD harus lebih optimal lagi dalam bekerja, tidak hanya sebatas minyak ke minyak dan gas ke gas,ungkap Sudirman. (oni)
