JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH - Belum terhitung Satu Bulan pindah ke Sungai Penuh menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sungai Penuh, nama Romy Arizyanto dicatut orang tidak bertanggungjawab.
Informasi yang didapatkan di lapangan, nama Kajari Sungai Penuh, Romy Arizyanto dicatut orang tak dikenal untuk meminta sejumlah uang kepada beberapa kepala desa yang ada di Kota Sungai Penuh.
Adapun Kades yang ditelfon adalah Kades Karya Bakti, Pondok Agung, Lawang Agung dan Koto Lebu, Kota Sungai Penuh.
Kades Lawang Agung, Hendri Hefizon mengatakan bahwa dirinya ditelepon seseorang mengatas namakan Kajari Sungai Penuh meminta uang untuk biaya berangkat ke Jakarta.
"Kita sudah melaporkan ke Kejari Sungai Penuh melalui Kasi Intel, dia mengatakan itu tidak benar pak Romy memintai uang," sebutnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Romy Arizyanto melalui Kasi Intel, Zulkifli Lubis, dikonfirmasi membenarkan adanya sejumlah Kades yang melaporkan ditelepon orang tak dikenal mengatasnamakan Kajari.
"Itu tidak benar, pak Kajari tidak pernah mintai uang ke siapapun, malahan dia baru disini," ujar Zulkifli Lubis.
Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan menemui Walikota dan Bupati Kerinci untuk memberikan himbauan agar tidak merespon telfon yang mengatasnamakan dari pihak Kejaksaan.
"Kita menunggu pak Kajari pulang dari Dinas luar dulu," jelasnya. (adi)
