JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO - Maraknya konten informasi hoax dan berita bohong di Media Sosial, akhir-ahir ini membuat sejumlah pihak merasa miris dan khawatir.
Menyikapi hal ini, Bupati Tebo, H Sukandar meminta masyarakat untuk berhati-hati dan lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial (Medsos) sehingga tidak kebablasan karena bisa berurusan dengan hukum.
Hati-hati juga dalam menggunakan media sosial. Itu sudah ada dasar hukumnya. Jangan sampai kebablasan,ujar Sukandar
Sukandar juga mengimbau masyarakat tidak mengunggah status di media sosial seperti Facebook dan lainnya yang berisi fitnah, adu domba, hoax, serta provokasi yang bisa menyebabkan perpecahan.
Terlebih, Imbuh Sukandar, Tahun 2018 merupakan tahun Politik, Tebo bakal melaksanakan Pemilihan Kepala Desa serentak dan di Tahun 2019 ada Pileg serta Pilpres. Dipastikan nanti bermunculan informasi dan berita dimedia sosial yang belum jelas kebenarannya, masyarakat dituntut cerdas dalam menyikapinya.
" Tahun 2018 Tebo bakal ada Pemilihan Kades serentak, lalu di 2019 ada Pileg dan Pilpres, masyarakat harus cerdas dalam menyikapi informasi dan berita yang muncul di medsos," tandasnya. (bjg)
